Proyek Drainase Tanjung Paku Telan Dana 300 Juta, Namun Pekerjaan di Duga Asal Jadi

banner 120x600

Wartasidik.co — Merlung

Kurangnya pengawasan terhadap pembangunan Drainase yang ada di Desa Tanjung Paku, kecamatan Merlung, kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, membuat pekerjaan Drainase asal jadi, Rabu 31/8/2022.

Proyek Pembangunan Drainase Desa Tanjung Paku di Duga asal jadi dan kurang pengawasan, padahal semua pembangunan tender maupun non tender harus sesuai di kerjakan dengan rencana anggaran dengan nilai kontrak dan Gambar.

Namun apa jadinya jika pekerjaan tersebut tidak di awasi, sama halnya seperti Proyek Drainase di Tanjung Paku, yang di Kerjakan CV LIAN JAYA KARYA dan Konsultan Pengawas CV SOLINDO JAYA CONSULTANS, Direksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Hasil pantauan awak Media dilapangan terlihat jelas tampak bangunan drainase tersebut mutu dan kualitasnya diduga di ragukan.

Proyek Drainase tersebut, sangatlah di sayangkan, karena di duga pengawasan dari pihak konsultan dan pengawas dari PUPR tidak pernah nampak di lokasi proyek.

Proyek Drainase ini telah menghabiskan anggaran APBD murni tahun 2022 senilai Rp 300 jutaan, hal ini, warga setempat kecewa atas mutu dan kualitas pekerjaan tersebut.

Hasil konfirmasi awak media bersama warga setempat, menyebutkan, mutu dan kualitas di ragukan, selain itu juga pekerjaan tersebut tidak rapi, coba Abang lihat, kata warga

” Lanjut warga mengatakan, semenjak proyek ini di kerjakan kami tidak pernah melihat Pengawas dari PU, serta dari Konsultan, ujarnya.

Hal serupa juga di sampaikan Mantan anggota DPRD Tanjab Barat, H. Burhan yang di anggap warga sebagai tokoh masyarakat setempat.

“Pekerjaan kurang rapi, ujarnya ketika di minta tanggapannya sejumlah awak media saat di jumpai di lokasi proyek, Rabu 31/8/2022.(J.Sinaga)

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html