Tiga Kandidat Calon Kepala Desa Teluk Ketapang Laporkan Calon Kepala Desa RK, Diduga Menggunakan Ijazah Palsu

banner 120x600

Wartasidik.co — Tanjab Barat

Dugaan Ijazah Palsu milik RK, kepala desa terpilih Desa Teluk Ketapang, kecamatan Senyerang, kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, menjadi polemik di Pilkades Serentak Tahun 2022. Jumat 2/9/2022.

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), serentak Tahun 2022 Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbarat), Provinsi Jambi, dari 43 Desa yang melaksanakan Pilkades, tidak terkecuali di desa Teluk Ketapang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjabbarat.

III Baca Juga :

Ahli Pidana Dr. Dwi Seno : Tindak Pidana Belum terjadi, Sehingga perbuatan pelaku delik tidak dapat diterapkan pasal 323 ayat (1) UU No. 17 Tahun 2008

ALVIN LIM Divonis 4 Tahun 6 Bulan, KETUA LSM KONSUMEN CERDAS HUKUM Angkat Bicara

Kasus tersebut di laporkan oleh 3 Calon Kepala Desa Teluk Ketapang, menurut salah satu calon kepala desa teluk Ketapang Ijazah yang di gunakan oleh Calon Kepala Desa terpilih di duga ketidak Absahan Ijazah yang di gunakan Saudari RK, ujarnya.

Diketahui, 3 Kandidat Calon Kepala Desa (Cakades), nomor urut 1, 3 dan 5 didampingi oleh Ketua Panitia Penyelenggara Pilkades Teluk Ketapang, melaporkan kandidat terpilih ke panitia penyelenggara Pilkades. Diduga Kades terpilih melampirkan ijazah palsu sebagai syarat Cakades.

Padli, selaku Cakades no urut 5, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, pertama dasar kami adalah ada sebuah kejanggalan dalam seleksi bahan berupa ijazah paket B.

“Dari itu lah kecurigaan kami timbul bahwa ijazah tersebut tidak meyakinkan bahwah ijazah itu asli, tetapi menimbulkan sepertinya pradugaan kami yaitu ijazah palsu,” beber Padli, Kamis (1/9/2022) Siang.

Padli berharap, mohon untuk ditindaklanjuti karena ini menyangkut marwah dalam dunia pendidikan.

“Saya berharap, seluruh pejabat yang bersangkutan seperti PMD, bisa menindaklanjuti kejenjang selanjutnya, yaitu kejalur hukum, karena kami merasa terus terang dari para calon-calon pun tidak menyetujui kalau ini dibuat menjadi rekayasa,” tuturnya.

“Dan harapan saya, siapapun yang akan maju dan menang, berlakulah bersih dan adil,” cetusnya.

Sementara, Ketua Panitia Pilkades Teluk Ketapang, Budi Utomo, membenarkan adanya laporan tersebut kepihaknya.

“Ya benar, ada 3 kandidat Cakades teluk ketapang melaporkan hal tersebut kepada kami selaku panitia,” ucapnya.

Dikatakan Budi, dalam laporan telah ditemukan dugaan kandidat terpilih dengan nomor urut 2, telah menggunakan ijazah palsu sebagai syarat Cakades.

“Kami selaku panitia akan segera menindaklanjuti hasil laporan tersebut, dan akan kami limpahkan ke Dinas PMD Kabupaten Tanjabbar,” pungkasnya. (J.Sinaga)

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html