Belum Selesai Dikerjakan, Peningkatan Jalan Bina Karya Selatan RT 16 di Duga Kurang Semen Dikeluhkan Warga

banner 120x600

Wartasidik.co — Kualatungkal

Pemerataan pembangunan di lakukan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat baik di Desa maupun di dalam kota, hal ini terlihat di RT. 16, Jalan Bina Karya Selatan, Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir, namun apa yang menjadi harapan warga di RT 16 tersebut menjadi keluhan warga di karenakan kondisi proyek peningkatan jalan Bina Karya Selatan yang menimbulkan banyaknya debut yang belum selesai dikerjakan.

Proyek Peningkatan Jalan Bina Karya Selatan RT 16, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sumber dana APBD Tahun Anggaran 2022, Nilai Kontrak Rp. 363.850.3007,- yang di kerjakan oleh CV FARIZ JASA CONTRACTORS, dan Konsultan Pengawas CV. DHARMA SUARGA KONSULTAN, dan Direksi Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR).

Pasalnya, efek pengerjaan jalan tersebut di duga kurang semen sehingga menimbulkan pasir/debu yang menyelimuti teras rumah warga, karena pengerjaan jalan tersebut sudah terlihat batuan cornya.

III Baca Juga :

APRESIASI PERUBAHAN DI TUBUH POLRI, KINI ALVIN LIM SOROTI KEJAKSAAN SARANG MAFIA HUKUM

Badan Kehormatan DPD RI Didesak Segera Panggil La Nyalla Terkait Laporan Pelanggaran Konstitusi

Seorang warga RT 16 yang menyambangi media ini mengeluhkan banyaknya debu dan pasir diatas pekerjaan jalan tersebut.

“Ini baru beberapa hari selesai di cor, tapi batu sudah terlihat dan pasirnya sudah keluaran, jadi debu dimana-mana,” ujarnya kepada awak media.

Ia juga mengeluhkan kondisi jalan yang terkesan buruk dikarenakan coran yang tidak rata, berpasir dan batuannya sudah kelihatan.

“Pasirnya banyak, batunya dah keluar, mungkin kurang semen ini makanya berdebu, dak bakalan lama bertahan jalan ini kalau kerjaannya seperti ini,” ungkapnya kesal.

Ia juga mengatakan, bahwa sebagai masyarakat tentu merasa senang dengan adanya pembangunan jalan, tapi kalau bisa dikerjakan dengan baik, agar bisa bertahan lama.

“Kami senang dibangunkan jalan, tapi kalau bisa jalannya bisa betahan puluhan tahun,” harapnya.

Senada dengan warga, Ketua RT 16 juga mengeluhkan kondisi proyek peningkatan jalan Bina Karya Selatan tersebut.

“Sudah banyak laporan masyarakat ke saya, mengeluhkan banyak debu dan kondisi jalan yang berpasir, dan ada sebagian tempat yang bila hujan air nya tergenang,” ungkap Pak RT 16.

Ia juga mengharapkan agar pihak rekanan bisa bekerja sesuai dengan RAB dan kepada pihak pengawas dari dinas dan pihak Konsultan pengawas bisa benar-benar menjalankan fungsinya dibidang pengawasan.

“Maunya masyarakat sini pemborong tu kerja sesuai RAB dan pengawas benar-benar mengawasi, setahu saya pengawasnya baru 1 kali datang,” ujarnya.(J.Sinaga)

Penulis: J. SinagaEditor: Red
google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html