Ada Apa Di SATPAS SIM Polres Magetan?? Oh Marak Pungli, Diduga Setoran Panas

banner 120x600

Wartasidik.co — Magetan

Ada apa di Satpas SIM Polres Magetan… Ternyata maraknya kasus pungutan liar (Pungli) yang terjadi belakangan ini, membuat publik merasa resah. Pasalnya, masyarakat yang selalu menjadi obyek pungli yang dilakukan sejumlah oknum tersebut tidak tahu apa definisi pungli itu sendiri.

Sebagian warga Magetan menanyakan apa arti dari pada pungli. Pertanyaan ini cukup mendasar dari keluhan masyarakat terkait biaya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang dibilang sangat mahal.

”Diakui, selain memang diwajibkan bagi para pengendara kendaraan bermotor untuk memiliki SIM, disamping itu pula banyak warga mepertanyakan biaya SIM yang dianggap begitu mahal,” ungkap W saat ditemui Warta Sidik.

III Baca Juga :

Kades Cibuntu Ikut Menyusul Kades Cantik Lambangsari Dikawal Kejari Cikarang

Seperti “PREMAN” Penyidik POLDA SULUT Meneror SAKSI TERLAPOR

Dia mencontohkan, tarif pembuatan SIM yang tertera, sebesar Rp120 ribu, namun kenyataan di lapangan pembuatan SIM mampu merogok kocek hingga mencapai ratusan ribu seperti saya buat SIM C diminta Rp 800. ribu.

Ya karena terpaksa dan saya memang butuh SIM mau tidak mau saya berikan uang Rp 800 ribu pada oknum petugas.

Setelah saya memberikan uang petugas mengingatkan kalau ada yang tanya biaya jangan bilang segitu. Akhirnya saya diarahkan ke bagian Foto selesai foto saya kembali ke ruang tunggu, tapi baru saja melangkah saya dipanggil kembali dan langsung diberikan SIM saat itu juga tanpa antri di Loket pengambilan.

“Banyak masyarakat mengeluhkan tarif yang sangat mahal. Bila tarif ini berlaku untuk orang yang tidak mampu bagaiamana?

Disamping berkewajiban untuk memiliki SIM bagi pengendaran kendaraan bermotor, Kemarin saja, teman saya membuat SIM di otlet SIM Keliling Polres Magetan, menghabiskan biaya hampir Rp400 ribu.

Padahal masyarakat tahu bahwa pembuatan SIM itu hanya Rp. 120 ribu,” tuturnya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2010 Tentang PNBP pada Polri, biaya pembuatan SIM Baru dengan biaya, SIM A Rp. 120 ribu, SIM B1 Rp. 120 ribu, SIM B2 Rp. 120 ribu, SIM C Rp. 100 ribu dan SIM D Rp. 50 ribu.

Adapun biaya tambahan Asuransi Rp. 30 ribu, biaya Surat Keterangan Uji Klinik Pengemudi (SKUKP) SIM B1, B2 dan SIM Umum Rp. 50 ribu.

Hal senada pun diungkapkan wanita berinisial A saat memperpanjang SIM A dan SIM C dirinya dikenakan tarif senilai Rp 265 ribu. Iya biayanya segitu, bayar langsung sama petugas aku sumber pada Warta Sidik.

Namun hingga saat ini belum ada penjelasan langsung kenapa biasa mahal dari harga yang sebenarnya. Kami tidak mengatakan itu pungli, namun hanya butuh kejelasan, kenapa kok mahal, padahal biaya yang tertera hanya Rp120 ribu saja,” ujarnya.

Divisi Humas Polri memastikan bahwa informasi membuat SIM A dan SIM C malah tidak sampai Rp 200 ribu.

Biaya penerbitan SIM tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pada lampiran Peraturan Pemerintah No. 76 Tahun 2020 ditentukan biaya resmi penerbitan SIM.

Sedangkan tarif resmi yang sesungguhnya berlaku berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 adalah, untuk SIM A dikenakan senilai Rp. 80.000, sedangkan untuk SIM C dikenakan senilai Rp 75.000, keduanya untuk tarif perpanjangan.

Bagi para wajib pajak kendaraan bermotor penting sekali untuk mengetahui besaran tarif pembuatan maupun perpanjangan SIM.

Berikut biaya penerbitan SIM resmi sesuai PP Nomor 50 Tahun 2010 yang dikutip dari situs resmi Polri www.polri.go.id, yaitu :

1. SIM A

– Pembuatan SIM A Baru : Rp 120.000- Perpanjang SIM A: Rp 80.000

2. SIM B1

– Pembuatan SIM B1 Baru : Rp 120.000- Perpanjang SIM B1: Rp 80.000

3. SIM B2

– Pembuatan SIM B2 Baru : Rp 120.000- Perpanjang SIM B2: Rp 80.000

4. SIM C

– Pembuatan SIM C Baru : Rp 100.000- Perpanjang SIM C: Rp 75.000

5. SIM D (Penyandang disabilitas/berkebutuhan khusus)

– Pembuatan SIM D Baru : Rp 50.000- Perpanjang SIM D: Rp 30.000

6. SIM Internasional

– Pembuatan SIM Internasional Baru : Rp 250.000- Perpanjang SIM Internasional: Rp 225.000.

Berita ini belum mendapat konfirmasi dari Kepolisian, sebab beberapa kali wartawan menghubungi nomor telepon Kasat Lantas tapi belum mendapat tanggapan.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html