Dua Bulan Sinyal Telkomsel Hilang Total : Tower Pulau Babi Diperbaiki & Diaktifkan Sebagai Alternatif

banner 120x600

Wartasidik.co — SIMEULUE

Dua bulan jaringan komunikasi (Seluler/Internet) hilang total di Kabupaten Simeulue, penyebabnya instalasi jaringan dari Provider Telkomsel mengalami kerusakan fatal yaitu terputusnya kabel Fiber Optic yang berada di tengah laut antara Bakungan dan Pulau Simeulue, kerusakan ini disebabkan adanya gempa bumi yang terjadi sebelumnya.

Sementara ini, menunggu perbaikan kabel Fiber Optic yang terputus tersebut pihak Telkomsel dan Pemerintah Daerah Simeulue bekerjasama untuk mencari solusi dan alternatif agar jaringan komunikasi yang menjadi kebutuhan primer semua pihak ini dapat teratasi.

III Baca Juga :

Raup Miliaran Rupiah Dari Pungli PTSL, Kades Cibuntu Diamankan Kejari Kabupaten Bekasi

Kasus Dugaan Perzinahan Oknum ASN OKU Selatan Terancam Dipecat?

Kepala Dinas Kominsa Kabupaten Simeulue Misrahudin, SE dan Sekretaris Dinas Perhubungan Ocktof Razoki Marinir , S.STP, M.Si bersama tim Teknisi Telkomsel mengantar langsung Diesel Generator baru untuk kelistrikan Tower Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel di Pulau Babi dengan menggunakan KM. Banawa Nusantara 26 milik Dinas Perhubungan Kabupaten Simeulue dengan menempuh jarak sejauh 60 mil laut dari pelabuhan kolok Sinabang, pada hari Kamis (08/09).

Kendala dihadapi cukup sulit dan berisiko tinggi yang harus dihadapi para tim yang ke Pulau Babi, KM. Banawa Nusantara 26 yang membawa peralatan dengan bobot cukup berat tersebut tidak bisa merapat langsung ke bibir pantai karena tidak adanya fasilitas pelabuhan serta tingginya gelombang di lokasi, Kadis Kominsa dan seluruh tim Teknis serta para ABK kapal secara bergotong royong mengangkat dan memindahkan peralatan dari kapal ke daratan transit dengan menggunakan Speed Boat.

Selama dua hari dua malam, tim bekerja secara maksimal hingga selesai pemasangan Generator dan instalasi perangkat lainnya di Shelter Tower BTS Pulau Babi yang memiliki ketinggian 95 meter itu. Untuk diketahui Tower yang berada di Pulau Babi ini merupakan BTS utama Satlink transmisi sinyal Telkomsel dari daratan Pulau Sumatera ke Pulau Simeulue.

“Dengan adanya Tower BTS di Pulau Babi ini diaktifkan dan difungsikan secara maksimal, kita harapkan menjadi solusi dan alternatif menangani kendala jaringan saat ini, memang kekuatan dan kapasitasnya tidak seperti menggunakan kabel Fiber Optic akan tetapi dapat menangani kebutuhan jaringan kita sementara ini menunggu perbaikan kabel Fiber Optic yang rusak dan putus itu, kita dari Pemerintah Daerah Simeulue membantu pihak Telkomsel mengganti Mesin Generator yang telah rusak agar Tower ini dapat berfungsi kembali,”ungkap Kadis Kominsa Kabupaten Simeulue kepada Wartasidik.

Sementara itu dari pihak Teknisi Diesel Generator Tower BTS Telkomsel Pulau Babi menerangkan,”kapasitas kelistrikan pada Tower ini sebesar 20 KVA dari mesin baru saat ini serta di bantu oleh Baterai Li-ion enam unit dengan kapasitas 600. MA dan Solar Sel yang akan saling bergantian dalam mensuplai arus listrik ke Tower, mudah-mudahan dengan dukungan dari Generator baru ini sinyal Telkomsel terutama di kawasan kota Sinabang dan sekitarnya dapat normal kembali menunggu perbaikan kabel Fiber Optic yang terputus itu,”jelasnya.

Perlu diketahui saat ini, pihak Provider Telkomsel sedang bekerja memperbaiki kabel Fiber Optic yang mengalami kerusakan dan terputus ditengah laut akibat gempa bumi sebelumnya, dengan menggunakan kapal khusus teknisi kabel Fiber Optic satu-satunya yang ada di Indonesia diperkirakan pada akhir September ini selesai diperbaiki, hal ini sesuai penyampaian General Manager Telkomsel Wilayah Aceh beberapa waktu lalu di banda Aceh.
(WS-Simeulue – Bintang Selatan)

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html