Kasus Dugaan Perzinahan Oknum ASN OKU Selatan Terancam Dipecat?

banner 120x600

Wartasidik.co – OKU Selatan

Kasus dugaan perzinahan oknum PNS di UPT Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel yang digerbek suaminya, YS yang diduga tengah indehoy disalah satu kamar hotel dengan pria berinisial MR yang bertugas sebagai Inspektor Pembantu (Irban) III Inspektorat Kabupaten OKU Selatan akhir Juli 2022 lalu.

Keduanya tertangkap basah oleh suami NS bersama aparat kepolisian sedang berduaan di kamar salah satu hotel. Keduanya digelandang ke Mapolres Banyuasin seusai Laporan Polisi Nomor LP/B-136/VII/SPKT/Polres Banyuasin/Polda Sumsel Tanggal 22 Juli 2022 tentang Dugaan Tindak Pidana Perzinahan.

Kedua insan berlainan jenis ini yang sama-sama sudah berkeluarga, yang pria beristri dan yang wanita bersuami.

III Baca Juga :

Dr. Dwi Seno mengapresiasi atas dilantiknya Dr. Yuspan Zalukhu sebagai Ketua DPW Setya Kita Pancasila DKI Jakarta

Kapolres Ucapkan Terimaksih Kepada Seluruh Personel, Rangkaian Satu Abad PSHT berjalan Lancar Kondusif

Kejadian ini sempat menjadi pembicaraan publik di Kabupaten OKU Selatan, dan mencoreng korps pegawai negeri sipil khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.
Sejumlah tanggapan muncul di masyarakat, agar kasus ini jangan dipetieskan, kasusnya dilanjutkan ke meja hijau.

Kepala Kepolisian Resor Banyuasin melalui Kasatreskrim AKP Hary Dinar, SH, MH melalui keterangan tertulis, menyatakan, berdasarkan penyelidikan, SPRIN DIK/86/VII/RES.1.24/2022 tanggal 22 Juli 2022, pihaknya menyebutkan sudah dikirim ke pihak Kejaksaan Negeri Banyuasin.

Pihak Inspektorat Kabupaten OKU Selatan melalui Kepala Inspektorat, H. Ramin Hamidi, SE, MM mengatakan “MR yang menjabat Inspektor Pembantu (Irban) III sudah di non-aktifkan dari jabatannya terkait statusnya dijadikan tersangka selaku Pegawai Negeri Sipil, tinggal tergantung hasil sidang yang sudah incraht (berkekuatan tetap) dari pengadilan. Apakah akan diberhentikan, ini keputusan ada di Bupati OKU Selatan”, ujarnya

Sementara itu, Wakil Bupati OKU Selatan, Sholehien Abuasir, SP, M,Si seusai menghadiri sidang paripurna DPRD OKU Selatan, Senin (12/9/2022) mengatakan, NS yang merupakan pegawai negeri sipil di UPT Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel di Muaradua sudah di laporkan ke Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel dan statusnya sudah di non-aktifkan sebagai Kasi di UPT Dinas Kehutanan di Muaradua, OKU Selatan.

Terpisah, Ada informasi kasus ini akan didamaikan oleh oknum-oknum tertentu agar perkara keduanya tidak sampai ke meja hijau, mengingat keduanya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Sampai dimana kelanjutan kasus ini awak media diminta monitor terus”, timpal salah satu pejabat teras Pemkab OKU Selatan sembari bergegas ke mobil (Risman H)

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html