Preseden buruk kebebasan Pers, Kriminalisasi kepada Wartawan terkait berita yang sudah tayang

banner 120x600

Wartasidik.co — Kabupaten Magetan

Untuk mendalami masalah terkait statement (pernyataan) Ridho Nur Wahab di dalam isi berita media online beritaplus.id dengan judul “Diisukan sarat Pungli, Kasat Lantas Magetan Angkat Bicara” tayang pada hari Senin (12/9/2022) yang seakan mendukung perkataan Kasat Lantas Polres Polres Magetan, AKP Trifoni Situmorang S.I.K, M.Si.

Melalui sambungan telepon, awak media ini mencoba konfirmasi kepada Ridho Nur Wahab yang juga sebagai Dewan Pembina DPD SWI Kabupaten Magetan. Dia menyatakan isi dalam berita tersebut tidak benar, dan narasinya juga dicomot begitu saja, tanpa konfirmasi.

“Kemudian isi berita yang sudah tayang di media online beritaplus.id dicomot kembali oleh teman-teman wartawan lainnya, tanpa konfirmasi secara pribadi kepada saya. Terkesan saya diadu domba sama teman-teman yang ada di SWI,” tegasnya, Sabtu (17/9/2022).

III Baca Juga :

Oknum Baur SIM Polres Magetan Membuat Fitnah Dan Skenario Busuk Mengadu Domba Serta Kangkangi UU PERS

INI TANGGAPAN ALVIN LIM, KUASA HUKUM FREDDY WIDJAJA ATAS GELAR PERKARA MABES

Masih kata Ridho, nama saya dicatut di dalam berita itu. Dan bila berita itu masih tayang, otomatis secara pribadi saya akan ambil langkah hukum. Karena pada kenyataannya saya tidak tahu apa-apa.

“Tidak ada keberpihakan saya kepada oknum anggota Satpas Sim Polres Magetan yang sekarang sedang diberitakan,” imbuhnya.

Isu syarat pungutan liar (pungli) di Satpas Sim Polres Magetan tayang di media Warta Sidik yang berujung terbitnya Laporan Polisi nomor: LP/B/ 47/IX/2022/SPKT.SATRESKRIM/POLRES MAGETAN/POLDA JAWA TIMUR, tanggal 12 September 2022.

Namun pelapor atas nama Nursanto dalam laporan polisi yang sudah dijelaskan di atas, berbalik ke awak media yang menulis berita. Dari hasil yang dilaporkan Nursanto, Polres Magetan melalui Satreskrim melayangkan surat permintaan keterangan/interogasi kepada awak media Warta Sidik.

Sementara itu, diujung telepon, anggota Unit II Satreskrim Polres Magetan, Bripda Widya Giniung R saat dikonfirmasi terkait surat pemanggilan yang ditujukan kepada awak media Warta Sidik mengatakan, ini terkait laporannya pak Nursanto.

“Ada laporan di Polres Magetan, ya cuma minta klarifikasi aja,” ujarnya.

Selanjutnya awak media mengkonfirmasi Brigadir Haris H, masih anggota Unit II Satreskrim Polres Magetan. Ia menuturkan hal yang sama dengan Brigadir Widya Giniung R atas surat yang ditujukan kepada awak media Warta Sidik.

“Hanya meminta klarifikasi dari yang bersangkutan,” jawabnya singkat.

Dari rangkaian keterangan yang dihimpun ambaritanews.com dan tim Warta Sidik jelas diduga ada upaya kriminalisasi kepada wartawan terkait berita yang sudah tayang.

Bahkan berkedok laporan polisi, justru menjadi buah pahit bagi wartawan, karena dimintai keterangan dari hasil berita yang ditulisnya, dan ini preseden buruk kebebasan pers.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html