Misteri RALB KUD DTM, Apa Benar Adanya Nepotisme dan Cacat Administrasi ?

banner 120x600

Wartasidik.co — Pohuwato

Misteri hasil rapat anggota luar biasa (RALB) yang berlangsung di gedung Ichsan pada hari Kamis 22 Desember tahun 2016 silam yang melahirkan kepengurusan anggota baru KUD DTM Kab, Pohuwato Prov, Gorontalo mulai terkuak, dari dugaan inprosedural kini berhembus memiliki potensi Nepotisme

Pasalnya hingga sampai saat ini terus mencuat ke publik lewat pemberitaan oleh media massa dari beberapa perusahaan media online di provinsi Gorontalo pada umumnya dan Pohuwato khususnya.

III Baca Juga :

MAYORITAS MASYARAKAT DUKUNG ALVIN LIM KRITIK KERAS POLRI

Sangkaan pasal pasal 368 Jo 53 percobaan pemerasan. Dua Wartawan Merasa di “, Jebak” Supri Joyo Ketua SWI DPD Magetan

Bukti dari dugaan RALub 22 Desember 2016 inprosedural dan potensi Nepotisme sangat terbuka luas ini ialah sebagai berikut

  1. Pelaksanaan Rapat Cacat Prosedur : dalam ketentuan tentang pembentukan pengurus baru tidak semestinya dilaksanakan melalui RALUB, melainkan melalui forum Rapat Anggota Khusus (RAK)
    dan ini bertentangan dengan pasal 30 ayat 3 Anggaran Dasar KUD Dharma Tani Marisa
  2. Hasil RA-LUB Tidak Sah : yakni Sebagian pelaksana RALub dinyatakan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum, sesuai Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 328 K/Pdt/2017. Sebagiannya lagi bukan pengurus yang sah karena tidak mendapat dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato
  3. Sebagian peserta RA-LUB bukan Anggota KUD Dharma Tani Marisa. Dan ini jelas telah Melanggar Ketentuan pasal 24 ayat 2 Anggaran Dasar KUD Dharma Tani Marisa
  4. Seluruh Keputusan RA-LUB Tidak Sah : Sebab Pimpinan sidang bukan Anggota KUD Dharma Tani Marisa. Dan inipun melanggar ketentuan pasal 27 ayat 3 Anggaran Dasar KUD Dharma Tani Marisa
  5. Kepengurusan Hasil RALub Tidak Sah/ Cacat Hukum, sebagaimana sebagian Pengawas yang dipilih dalam pelaksanaan RA-LUB bukan berasal dari Anggota KUD Dharma Tani Marisa : Hal ini pun telah Melanggar Ketentuan Pasal 31 ayat 1 Anggaran Dasar KUD Dharma Tani Marisa

Dan untuk dugaan potensi adanya nepotisme terbuka luas, sebagaimana telah diatur pun baik itu termaktub dalam AD KUD Dharma Tani Marisa atau peraturan perundang-undangan yang berlaku dimana pada saat itu yang menahkodai KUD DTM ialah Uns Mbuinga yang tidak lain adalah Om/Paman dari Bupati Pohuwato selaku pucuk pimpinan tertinggi daerah.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html