Sosper Perda Provinsi Banten, Anggota DPRD Sugianto Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

banner 120x600

Wartasidik.co — Tangerang

Salah satu tugas dan fungsi anggota legislatif adalah bidang legislasi atau pembuatan undang-undang/peraturan. Baik di tingkat pusat maupun daerah. Adapun sosialisasi Peraturan Daerah atau Perda untuk tingkat provinsi dilakukan oleh seluruh anggota DPRD Provinsi.

Kali ini Sugianto, S Ip, anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PDI Perjuangan melaksanakan Sosper Perda Provinsi Banten Nomor 15 Tahun 2019, Rabu, 21/9/2022 di Yang Sen Bio, Neglasari, Kota Tangerang.

III Baca Juga :

MASYARAKAT DUKUNG PERJUANGAN ALVIN LIM VOKAL TERHADAP OKNUM KEJAKSAAN MELALUI KOMENTAR DI MEDIA

Pangdam XII/Tpr Sambut Kedatangan Wakil Presiden di Kalbar

Hadir sebagai James Sitangka dan Ustadz Sudarto, Ketua GP Ansor Kota Tangerang.
Sosper Perda kali ini dengan peserta anggota Banser dari 7 kecamatan di Kota Tangerang dan Pokdar Kamtibmas se Kecamatan Karawaci.

Dalam sambutannya Sugianto mengatakan alasan diundangnya pengurus GP Ansor dan Banser dalam Sosper kali ini. “Saya merasa ada kesepahaman dengan kawan-kawan anggota Ansor dan Banser tentang Pancasila sebagai Dasar Negara dan NKRI harga mati,” jelas Sugianto.

“Saya selaku anggota dewan dari partai nasionalis, PDIP merasa ada kesamaan dengan sahabat-sahabat dari GP Ansor dan Banser dalam konsep kehidupan bernegara,” lanjutnya.

James Sitangka sebagai narasumber Sosper Perda Provinsi Banten Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya memaparkan betapa berbahayanya narkoba bagi kehidupan bangsa dan negara.

“Sosper ini adalaha agenda resmi pemerintah dan agenda politis dari Dewan yang bersangkutan, yakni Sugianto, S Ip yang merupakan anggota DPRD Provinsi Banten,” kata James Sitangka.

“Peredaran narkoba dapat menghancurkan bangsa dan negara ini. Apalagi yang disasar terutama generasi muda, calon penerus dan pemimpin di masa depan. Bahkan di usia anak-anak pun tidak luput dari sasaran para pengedar. Ada narkoba yang disamarkan dalam bentuk permen,” papar James Sitangka.

Lanjutnya pria yang juga merupakan mentor politik dari PDIP Provinsi Banten ini menerangkan apa saja yang diatur dalam Perda tersebut.
“Pemerintah Provinsi Banten bersama DPRD memfasilitasi, membiayai upaya-upaya dalam mengantisipasi, pencegahan, penanggulangan dan penanganan peredaran narkoba,” lanjutnya.

“Pemerintah Provinsi dan DPRD tidak bisa bekerja sendiri. Butuh peran serta semua pihak. Dari aparat TNI Polri, korporasi, lingkungan sekolah, aparat pemerintah di wilayah dan masyarakat. Terutama dari lingkungan keluarga. Harus diedukasi. Diajak komunikasi dan diajarkan norma-norma agama,” ajak James.

Ustadz Sudarto, Ketua GP Ansor Kota Tangerang sebagai narasumber selanjutnya mengajak seluruh peserta Sosper untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan dan visi misi dalam menjaga NKRI.

“NU sejak berdiri tahun 1926 adalah irisan sejarah yang tidak terpisahkan dari bangsa kita. Para orang tua kita semenjak pra kemerdekaan, kemerdekaan, ORBA, hingga sekarang ini selalu menjaga NKRI sebagai harga mati,” terang Sudarto.

“NU yang punya anggota para militer sejumlah 7 jutaan tetap pada komitmen kebangsaan. Siapapun pemimpin negara ini, walaupun bukan bagian dari NU, tetap harus didukung,” lanjut Sudarto.

“Negara jangan sampai di porak-poranda kan oleh kelompok kecil yang ingin merubah idiologi bangsa. Merubah ahlu sunnah wal jamaah,” pungkas Ketua GP Ansor Kota Tangerang, Sudarto.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html