Polres Metro Kabupaten Segera Tindak Bandar Pengedar Tramadol dan Eximer Yang Merajalela Di Kampung Kavling Cikarang

banner 120x600

Wartasidik.co — Kabupaten Bekas

Kabupaten Bekasi merupakan daerah industri yang maju dan pesat, dengan konon katanya ibu kota nya yang berada di wilayah Cikarang yang sampai saat ini, masyarakat bingung untuk menentukan mana muka dari Ibukota Kabupaten Bekasi.

Degan potensi yang begitu banyak namun juga Kabupaten Bekasi dilanda pelbagai persoalan, dari masalah sosial, pengguran, pendidikan yang tercoreng dan tercemar yang viral beberapa pekan lalu, serta beragam permasalahan di Kabupaten Bekasi yang menjadi polemik dan sangat memprihatinkan.

III Baca Juga :

MASYARAKAT DUKUNG PERJUANGAN ALVIN LIM VOKAL TERHADAP OKNUM KEJAKSAAN MELALUI KOMENTAR DI MEDIA

IWO INDONESIA Kota Bekasi Dan Karawang Desak Bupati Celica Pecat Oknum PNS Penganiaya Jurnalis Junot dan Zaenal

Gambar Ilustrasi obat obatan tipe G

Salah satunya peredaran obat obatan generik yang tanpa dosis, seperti Tramdol dan Eximer yang salahgunakan dalam mengkonsumsinya sehingga menimbulkan efek yang merusak bagi otak, dan organ tubuh lainnya.

Dalam investigasi awakmedia gabungan menemukan salah satu perkampungan di wilayah Cikarang yang menjadi basis peredaran Tramdol dan Eximer yang rata rata di konsumsi oleh anak anak remaja usia sekolah,ibu- ibu dan hampir semua tingkatan usia mengkonsumsinya.

Hal ini sangat miris dengan apa yang terjadi di kampung Kavling Cikarang Kita, wilayah tersebut menjadi basis penjualan obat setan tersebut.

Salah satu narasumber (A) 34 Thn dan (N) 40 thn dua warga perempuan sekitar kampung tersebut yang terbiasa mengkonsumsi obat tersebut dan menjadi kebutuhan Karena kecanduan, yang setiap minum obat Eximer atau Tramdol bisa sampai 8 butir sekaligus.

” Bang KKo cuma minum 2 butir gak kerasa bang ,,klo saya mah sampai 8 butir baru kerasa, cetus nya kepada awak media yang melakukan investigasi.

(A) ibu rumah tangga yang menjadi korban’ Tramadol yang saat ini menjadi polemik dalam rumah tangga nya, karena ketahuan mengkonsumsi obat tersebut dan bahkan rumahtangganya di ambang kehancuran, akibat pengaruh obat tersebut.

Dalam pantuan awak media banyak anak remaja yang hulubalang masuk ke parkampungan bahkan bebas diperjual belikan.

Aparat Kepolisian,Polres Metro Bekasi dan Badan’Narkotika Kabupaten Bekasi segera bertindak, karena kalau sampai dibiarkan akan merusak generasi muda di kabupaten Bekasi,

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html