Pemred Warta Sidik Beserta Jajaran Redaksi Sampaikan Ucapan Dukacita Bagi Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

banner 120x600

Wartasidik.co — Jakarta

Tragedi Stadion Kanjuruhan menjadi tragedi besar sepakbola dunia. Tragedi yang merenggut 130 lebih nyawa manusia terjadi pada (1/10/2022) malam.

Atas tragedi yang terjadi Pemred Warta Sidik Beserta Jajaran Redaksi menyampaikan dukacita yang mendalam bagi korban kerusuhan tragedi Stadion Kanjuruhan.

Kami redaksi Warta Sidik Tabloid cetak & Online menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam bagi para korban tragedi Stadion Kanjuruhan dan semoga ini menjadi pembelajaran untuk persebakbolaan nasional agar tidak terulang kembali “, ucapnya.

III Baca Juga :

Menguak Misteri kasus Tanah Gogagoman yang di Limpah Ke Mabes, Stella dkk akan diperiksa sebagai terlapor

DIDUGA MELAKUKAN PENYELEWENGAN, PLN RAYON BARADATU RESMI DI LAPORKAN KE KEJATI DAN TIPIKOR POLDA LAMPUNG

Dari berbagai sumber bahwa tragedi terjadi karena imbas pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di kompetisi Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Insiden di Stadion Kanjuruhan bermula dari kemarahan suporter tuan rumah yang tidak terima Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya. Suporter mengamuk masuk ke lapangan, namun mendapat halauan dari petugas kepolisian.

Awal mula dari tragedi ini menjadi pemicu hilangnya nyawa 130 manusia. Tembakan gas air mata yang dilepaskan polisi ke arah suporter membuat penonton panik dan kocar-kacir.

Akibat insiden itu, bukan hanya 130 orang yang tewas, tetapi 180 orang lainnya juga luka-luka dalam kejadian tersebut.Tragedi Kanjuruhan menjadi sebuah sejarah salah satu kematian supporter terbanyak di dunia.

Bahkan tewasnya supporter tersebut menjadikanya tragedi terbesar keduaJumlah korban tewas dalam peristiwa mematikan di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/20/2022) malam sudah melewati tragedi yang terjadi di Accra Sports Stadion, Accra, Ghana.

Kejadian di salah satu negara Benua Afrika itu menewaskan 126 orang pada 9 Mei 2001.

Meninggalnya 127 orang di stadion Kanjuruhan melewati tragedi Hillsborough yang terjadi pada 15 April 1989.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html