Detik-detik NS di Gerbek YS. Ketahuan Tidur di Kamar Hotel Dengan Pria Lain Tanpa CD

banner 120x600

Wartasidik.co – OKU Selatan

Tim Penyidik Polres Banyuasin Polda Sumsel telah menindak lanjuti laporan polisi LP/B.136/VII/2022/SPKT/Polres Banyuasin/Polda Sumsel dengan melakukan pemberkasan terhadap tersangka MR dan NS dengan berkas perkara BP/91/VIII/2022 tanggal 31 Agustus 2022.

Kapolres Banyuasin diwakili Kasatreskrim AKP Hary Dinar, S.IK, SH, MH melalui keterangan tertulis membenarkan bahwa pihaknya telah menindak lanjuti laporan Sdr Yoyo Sudarmono dan melakukan pemberkasan terhadap ke-2 tersangka yakni MR dan NS.
“Berkas perkara tersebut telah dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Banyuasin”, terangnya.

Kuasa hukum Yoyo Sudarmono, suami sah dari NS, Yusmarwati, SH, MH mengatakan, “Terbongkarnya perilaku keji yang dilakukan oleh laki-laki dengan perempuan yang ke-dua-duanya telah menikah dengan orang lain disebut gendah (Overspel) atau Perzinahan tersebut terjadi pada Kamis (21/7/2022) sekira pukul 11.30 WIB di salah satu kamar hotel dikawasan Jakabaring Banyuasin.

III Baca Juga :

Perda Usulan 2 (Dua) Persen Dari APBD Pemkab Bekasi Untuk Pesantren Di Kabupaten Bekasi Siap Di Godok DPRD

IWO Indonesia Apresiasi Kerja Polres Karawang dan Akan Pertanyakan Status ASN Tersangka

“Suaminya Yoyo Sudarmono sudah lama mencurigai gerak-gerik isterinya NS, yang akhirnya digerebek polisi bersama suaminya, keduanya berada di dalam kamar hotel di kawasan Jakabaring Banyuasin, saat di gerbek NS sempat pake baju sebelum membuka pintu, sementara RS masih terbaring di tempat tidur tertutup selimut, begitu dibangunkan, ee ternyata belum pake…”, katanya

“Polres Banyuasin minggu-minggu ini tengah melengkapi berkas perkara tersebut” tambahnya, Sabtu (8/10)

Kepala Inspektorat Kabupaten OKU Selatan, H. Ramin Hamidi, SE, MM membenarkan salah satu stafnya tengah berurusan hukum di Polres Banyuasin
“Tim Inspektorat Kabupaten OKU Selatan bersama BKPSDM OKU Selatan berdasarkan informasi dari Polres Banyuasin telah menindak lanjuti informasi tersebut. Sementara ini yang bersangkutan M Rozali telah di nonaktifkan dari jabatannya sebagai Inspektor Pembantu (Irban) III Inspektorat Kabupaten OKU Selatan”, terangnya.

Untuk informasi tambahan, konfirmasi langsung ke BKPSDM OKU Selatan, Eva Nirwana, SIP, M.Si atau Kepada Sekdakab OKU Selatan”, tambahnya

Aparat Kepolisian Resor Banyuasin Polda Sumsel patut kita semua apresiasi, karena telah menindak lanjuti laporan Saudara Yoyo Sudarmono suami sah dari Nurus Shopa yang telah memproses laporan tersebut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jika aparat penegak hukum dan instansi terkait tidak menangani secara serius masalah hukum yang dihadapi oleh Yoyo Sudarmono sangat disesalkan. Sebab menurutnya jika aparat penegak hukum dan instansi terkait melenggangkan perbuatan tercela, dugaan Gendak (Overspel) atau zinah ini bisa menjadi budaya dikalangan masyarakat dan birokrat. Perkara hukum Yoyo Sudarmono ini merupakan delik aduan, artinya ke-dua-duanya dapat dituntut dan dipidana, karena ada pengaduan dari suami sahnya yang merasa tercemar atau dirugikan”, timpal salah satu tokoh masyarakat Muaradua OKU Selatan yang minta tidak sebutkan namanya.

Ditambahkan, Gendak (Overspel) atau zinah bagi ASN merupakan pelanggaran terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dimana pada Pasal 3 angka 6 mengatur bahwa setiap PNS wajib menjunjung tinggi kehormatan Negara Pemerintah dan martabat PNS. Terhadap pelanggaran Disiplin Pegawai Negeri Sipil tersebut, pada Pasal 7 angka 4, pelaku dapat dijatuhi sanksi berat, diantaranya;
a. Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun
b. Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah
c. Pembebasan dari jabatan
d. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS dan
e. Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS” pungkasnnya.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html