Polri  

Residivis Narkoba di Tangkap Polres OKU Selatan 75,59 Gram Sabu di Temukan

banner 120x600

Wartasidik.co – OKU Selatan

Aparat Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumsel, mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika dengan meringkus satu orang tersangka berikut barang bukti sabu-sabu seberat 75,59 gram.

“Anggota Satreskrim Narkoba Polres OKU Selatan pada Kamis 06 Oktober 2022 sekitar pukul 17:20 WIB, berhasil meringkus OK (33) warga Desa Tentang, Kecamatan Kisam Tinggi, Kabupaten OKU Selatan”, jelas Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha.,SH., SIK.,MH, dalam keterangan persnya yang didampingi, Wakapolres Kompol Iwan Wahyudi.,SH, Kasat Narkoba AKP Arfanol Amri.,SH, dan PJU Polres OKU Selatan. Senin (10/10/2022).

III Baca Juga :

ALVIN LIM: KORBAN KDRT MALAH DIJADIKAN TERSANGKA, DIMANA HATI NURANI APARAT PENEGAK HUKUM

INDONESIA BERSATU : ALVIN LIM RANGKUL TOKOH LINTAS AGAMA DAN SUKU DEMI PERBAIKAN HUKUM

Dikatakan Kapolres, penangkapan terhadap petani nyambi bandar yang juga pengendar narkoba jenis sabu-sabu ini berawal dari informasi masyarakat.

“Tersangka ini sudah cukup meresahkan warga sekitar yang bersangkutan sering melakukan transaksi di wilayah tersebut. Sebelumnya pada tahun 2020 tersangka juga pernah menjalani hukuman dengan kasus serupa”, terang Kapolres

Dari penangkapan ini, lanjut Indra Arya Yudha, petugas berhasil menyita barang bukti sabu-sabu dengan rincian ; satu plastik bening besar berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 75,59 gram dan dua plastik klip bening kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,85 gram.

Selain itu Polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain, diantaranya, dua unit handphone, satu unit timbangan digital, satu unit gelas warna putih, satu buah dompet dan satu buah pipet yang ujungnya sudah di runcing (skop).

“Dari hasil transaksi yang biasa dilakukannya, tersangka bisa meraup keuntungan puluhan juta rupiah”, tegas Kapolres

“Tersangka diancam dengan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun penjara”, tegas Kapolres

“Atas perbuatannya tersangka diancam pidana dengan ancaman minimal 20 tahun penjara dan paling singkat 4 tahun”, ujar Kapolres.

“Jajaran Polres OKU Selatan akan terus mengusut jaringan peredaran narkoba di Kabupaten OKU Selatan”, tambahnya

“Kami minta masyarakat untuk tidak segan melaporkan jika mengetahui ada pelaku pengedar narkoba. Kami juga menghimbau masyarakat untuk tidak menggunakan narkoba, karena bisa merusak diri sendiri dan orang lain”, tegasnya

Terpisah, OK saat di bincangi awak media mengakui perbuatannya dan barang bukti tersebut miliknya.

Ia juga mengaku nekat melakukan hal tersebut lantaran tergiur akan keuntungan dari hasil penjualan yang ia lakukan

“Ya sebelumnya saya pernah menjalani hukuman terkait kasus narkoba, dan ini untuk kedua kalinya, hasilnya cukup lumayan dan lebih menjanjikan ketimbang jadi petani kopi”, ungkapnya.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html