Diduga tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Pembangunan Bronjong di Bibir Danau Ranau Dikerjakan Asal – asalan

banner 120x600

Wartasidik.co – OKU Selatan

Pembangunan Bronjong atau penguatan bibir pantai Danau Ranau di Desa Surabaya, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan yang dikerjakan pemenang tender proyek siluman dengan menggunakan anggaran dana dari APBD Kabupaten OKU Selatan tahun 2022 diduga dikerjakan asal-asalan oleh pihak ketiga, Jum’at (14/10/2022).

Pantauan awak media Wartasidik.co dilapangan, bronjong terlihat renggang dibagian bawah serta rentan ambruk, material batuan yang berada bagian sisi dalam kawat bronjong dipasangi material bebatuan yang berukuran kecil, banyak lolos dari kawat bronjong. Dengan kondisi ini diduga ada pencurian volume di proyek ini.

III Baca Juga :

Sidang Prapid ADW Melawan Sumarecon dan Polres Tangsel Berlangsung Sengit

Diduga Jual Barang Bukti 5 Kg Sabu, Irjen Teddy Minahasa Di Gelandang Propam 

Mengingat bahan material kawat yang diduga tidak SNI dan bangunannya diduga tidak sesuai spesifikasi tekhnis yang sudah ditentukan dan asal jadi. Ditambah lagi material bebatuan yang dipasang pada bagian sisi bawah bronjong bukan batu pecah berukuran besar, justru dipasang batu bulat ada yang lolos dari lobang kawat bronjong, sehingga bronjong terlihat renggang dan banyak sisi yang kosong serta rentan ambruk.

Salah satu warga Desa Surabaya, Kecamatan Banding Agung yang ada di lokasi ketika diminta tanggapannya terkait hal ini mengatakan, “Tidak mengetahui nama CV yang mengerjakan bronjong, sejak dimulainya pekerjaan pemasangan kawat bronjong tidak terlihat dipasang plang merek proyek”, katanya.

“Seharusnya Dinas PUPR Kabupaten OKU Selatan tidak tutup mata dengan setiap pekerjaan yang telah diberikan kepada pihak ketiga. Dengan adanya fungsi pengawasan seharusnya dapat menghindari hal-hal seperti yang terjadi pada pengerjaan pembangunan bronjong yang ada di bibir pantai Danau Ranau ini”, harapnya

“Dengan adanya dugaan pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi dan aturan yang ada, tentunya akan mubazir dengan anggaran yang telah digelontorkan tidak bisa dimanfaatkan dengan maksimal, “ ujarnya

Untuk itu kami berharap “Pihak terkait dan elemen masyarakat agar bisa mengawal, jika ada pekerjaan proyek diwilayahnya, dan jika pengerjaannya kurang bagus maka bisa langsung lakukan peneguran agar hasilnya lebih baik dan maksimal”, pungkasnya

Sampai berita ini diterbitkan Dinas terkait, pihak kontraktor yang disebut mandor bangunan bronjong bernama Heri, PPTK maupun konsultan pengawas pekerjaan pemasangan bronjong tersebut belum bisa dikonfirmasi.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html