Polri  

Kapolri hingga Kapolres diperintah untuk datang dan menghadap Presiden. Kapolda Irjen Fadil Imran, Terciduk Asyik Telponan

banner 120x600

Wartasidik.co — Jakarta

KETIKA PARA JENDERAL DIMINTA HARUS NAIK BUS, MENGHEMAT TEMPAT PARKIR

Percaya atau tidak, 14 Oktober 2022, selama beberapa saat di seluruh wilayah hukum Indonesia tak ada hadir seorang Kapolres dan Kapolda. Semua Polres dan Polda untuk sesaat tak ada boss besarnya.

Dalam acara, Terciduk Irjen Fadill Imran tengah asyik menelpon saat pertemuan dengan Presiden Jokowi belum dimulai di Istana Negara, Jumat (14/10/2022) kemarin.

III Baca Juga :

Diduga Jual Barang Bukti 5 Kg Sabu, Irjen Teddy Minahasa Di Gelandang Propam 

Hina Profesi Wartawan, Akun Facebook Diduga Milik Eks Kades Gedung Baru Ranau Dilaporkan ke Polisi

Bahkan seluruh Pejabat Mabes Polri pun tak terkecuali. Semua, dari Kapolri hingga Kapolres diperintah untuk datang dan menghadap Presiden.

Luar biasanya, spesifik perintah pun berbunyi Tanpa Tutup Kepala, Tanpa Tongkat Komando, Tanpa ajudan dan bahkan Tanpa HP. Mereka hanya boleh bawa Kertas dan Pulpen.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Telegram Rahasia dengan nomor STR/764/X/HUM.1./2022 tertanggal Rabu 12 Oktober 2022 yang ditandatangani Asops Polri Irjen Agung Setya. 

Yang kita tahu, rasa kecewa’ Presiden pada Institusi itu sudah terlihat sejak peristiwa Ferdy Sambo. Berkali-kali sudah beliau sampaikan harus meminta Kapolri untuk menyelesaikan masalah itu dengan benderang.

Belum kisah itu sempat terang, peristiwa Kanjuruhan menyusul. Ada terlalu banyak korban meninggal dunia yang tak perlu terjadi bila semua pihak taat aturan. 

“Iya, tapi masak secara berjamaah semua pejabat tertinggi itu dipanggil…??? Bahkan Tanpa Tongkat Komando hingga HP.

Diketahui sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengumpulkan para pejabat polisi di Istana Negara, siang nanti. Mereka dilarang untuk membawa handphone dan mengajak ajudan, dikutip dari Pantau, Sabtu (15/10/2022).

Selain dilarang membawa HP dan mengajak ajudan atau ADC (Aide de Camp), berdasarkan informasi, para pejabat kepolisian diminta mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) tanpa tutup kepala dan tanpa tongkat.

Kemudian, sejumlah pejabat utama kepolisian yang terdiri dari unsur pejabat tinggi Mabes Polri, para Kapolda, dan para Kapolres se-Indonesia itu juga diminta tidak menaiki mobil dinas dalam memenuhi undangan Presiden Jokowi, melainkan menaiki bus yang sudah disiapkan di PTIK.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html