Miris Pekerjaan Proyek Drainase Jalan Lintas Kuala Tungkal – Jambi di Desa Terjun Gajah Terindikasi Asal Jadi Serta Papan Plank Tidak Ada

banner 120x600

Wartasidik.co — Betara

Miris Pekerjaan Proyek Pembangunan Draenase di Jalan Lintas Kuala Tungkal – Jambi, Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi terindikasi asal jadi, Senin 17/10/2022.

Pantauan Media Warta Sidik.co bersama beberapa awak media, pekerjaan konstruksi tersebut terlihat kurang nya campuran semen, hal ini menjadi banyaknya bahan material Batu Solid terlepas dan ambruk.

III Baca Juga :

Kapolri hingga Kapolres diperintah untuk datang dan menghadap Presiden. Kapolda Irjen Fadil Imran, Terciduk Asyik Telponan

Jokowi Minta ke Polri, Jangan Pungli Dan Sewenang-Wenang

Proyek pekerjaan Draenase yang di Kerjakan oleh PT Abun Sendi, sementara Papan Plank tidak ada tercantum di lokasi proyek hal ini kuat dugaan PT Abun Sendi juga melanggar Undang undang Nomor 14 Tahun 2008 Keterbukaan informasi Publik (KIP).

Pekerjaan proyek Drainase tersebut terlihat kurangnya pengawasan pihak Konsultan maupun pihak PUPR Provinsi Jambi, sehingga rekanan leluasa berbuat di luar ketentuan,” kata Rahmadi Ariyanto, S. Kom.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (LSM JPK) Rahmadi Ariyanto S. Kom menilai kualitas dan mutu pekerjaan Draenase di jalan lintas Kuala Tungkal – Jambi yang berlokasi di Desa Terjun Gajah, hal ini diduga sangat curang ini di curigai terindikasi penyimpangan yang tidak sesuai dengan RAB,” ujarnya.

“Bilamana suatu pekerjaan proyek yang di biayai oleh uang Negara, hasilnya tidak sesuai (RAB) dan juga merugikan pemerintah, aparat penegak hukum harus bertindak tegas jika sudah ada yang menyimpang dalam pelaksanaan pembangunan yang di biayai negara, ucapnya.

Senada halnya dengan Perangkat Desa Terjun Gajah juga mengatakan, bahwa pipa nisasi air bor yang menuju ke rumah warga juga rusak di karena PT Abun Sendi, hal ini juga sudah pernah di sampaikan pihak Desa agar pipa nisasi air bersih yang rusak tersebut di perbaiki, ujarnya.

“Coba bapak lihat kesana ada juga pekerjaannya yang hancur, sambil menunjuk arah tempat pekerjaan yang rusak, tentu kami sangat senang atas di buatkan nya Draenase tersebut, tapi jangan lah seperti itu yang hancur itu, ” pungkasnya.

Kalau kontraktor PT Abun Sendi Tidak ada permisi jalan beton dana APBD di tutup nya tidak di kasih gorong-gorong, hal itu sudah di sampaikan Sama pengawas tapi tidak di buka, ujar Kadus Muslimin.

“Bukan hanya itu pipa nisasi air bersih desa juga berantakan akibat proyek Drainase ini, hal itu juga sudah di sampaikan Sama pengawas nya bernama Ardi, tapi sampai sekarang tidak di perbaiki, pihak desa sudah berusaha memanggil pihak perwakilan Abun Sendi dan telah melihat lokasi Jalan Rabat Beton dan pipa nisasi, sampai sekarang belum ada juga perbaikan pipa nisasi desa dan pembukaan jalan rabat beton tersebut,” kata Kadus terjun jaya.

Sementara saat di konfirmasi melalui telepon selulernya ke pengawas PT Abun Sendi pada tanggal 14/10/2022 mengatakan itu masih belum selesai di kerjakan dan juga masih dalam perawatan, ungkapnya.

“Lebih lanjut pengawas dari PT Abun Sendi mengatakan memang itu ada yang rusak akibat di buat oleh kendaraan kita sendiri dan saya dari Laskar Merah Putih,” tandasnya.

Hal ini kuat dugaan proyek Draenase tersebut di bekingi oleh salah satu Oknum Ormas Lembaga Merah Putih (LMP) yang berdomisili di provinsi Jambi.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html