Miris, Proyek Saluran Draenase di Desa Terjun Gajah Baru Seumur Jagung Sudah Hancur Lebur

banner 120x600

Wartasidik.co — Jakarta

Miris Proyek saluran Draenase di jalan lintas Kuala Tungkal – Jambi, tepatnya di Desa Terjun Gajah, Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jum’at 21 Oktober 2022.

Pantauan Media Warta Warta Sidik co Kamis 21 Oktober 2022 di Dusun Simpang Abadi, Saluran Draenase yang di kerjakan oleh PT Abun Sendi , dengan tidak adanya di temukan papan Plank di lokasi proyek mulai dari perbatasan Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan Tanjung Jabung Timur sampai batas desa Terjun Gajah dengan desa pematang lumut.

III Baca Juga :

Kasus Penangkapan Alvin Lim, MPK: Harus Berlaku Asas ne Bis in Idem

Miris… Kinerja Propam Polda Lampung “Sewenang-wenang” Kasus Dian Karis Korban Penganiayaan disertai Pengeroyokan Belum di Tuntaskan

Selain papan Plank yang tidak ada, namun cukup mengejutkan proyek Draenase tersebut baru seumur jagung sudah banyak yang roboh dan hancur hal ini kuat dugaan proyek yang di danai menggunakan anggaran APBN bukan uang pribadi.

Pasalnya pengerjaan saluran Draenase tersebut di duga kurang pengawasan dari pihak PUPR Provinsi Jambi dan dari Konsultan pengawas, proyek yang baru beberapa bulan di kerjakan terindikasi kurangnya semen sehingga batu Solid tidak merekat, hal ini mutu dan kualitas tidak di utamakan.

Salah satu warga di Dusun Simpang Abadi RT 07 mengatakan proyek Draenase ini tidak bagus, coba lihat ini semen tak ada sampai kesana sama semua ini, kata Hariyono dengan kesal.

“Sementara pipa nisasi warga disini hancur di akibatkan saluran air ini, tapi pihak Desa sudah merapatkan nya,” ujar Hariyono

Senada juga di sampaikan warga lainnya Dusun Simpang Abadi Pak Hasim, juga mengatakan proyek Draenase tersebut Amburadol dan semen nya sedikit, saat di tanyakan awak media ini, pada hal orang itu di sini pertama kerja,” ungkap Pak Hasim.

Jadi sayang kan pekerjaan ini kan sia – sia kalau bobot nya tidak berkelas, sayang mutu dan kualitas nya tidak ada apalagi ini kan di lintas, ambil ke untungan tapi tidak sesuai kualitas kerjanya, kalau kualitas kerjanya gimana pekerjaan gimana kalau di lintas ini kan di pandang orang banyak,” pungkas Pak Hasim.

Rahmadi Ariyanto S Kom mengatakan Pekerjaan proyek Drainase tersebut terlihat kurangnya pengawasan pihak Konsultan maupun pihak PUPR Provinsi Jambi, sehingga rekanan leluasa berbuat di luar ketentuan,” kata Rahmadi Ariyanto, S Kom.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (LSM JPK) Rahmadi Ariyanto S Kom menilai kualitas dan mutu pekerjaan Draenase di jalan lintas Kuala Tungkal – Jambi yang berlokasi di Desa Terjun Gajah, hal ini diduga sangat curang ini di curigai terindikasi penyimpangan yang tidak sesuai dengan RAB,” ujarnya.

“Bilamana suatu pekerjaan proyek yang di biayai oleh uang Negara, hasilnya tidak sesuai (RAB) dan juga merugikan pemerintah, aparat penegak hukum harus bertindak tegas jika sudah ada yang menyimpang dalam pelaksanaan pembangunan yang di biayai negara, ucapnya.

Di tempat terpisah saat Media Warta Sidik co menghubungi Sabtu 22 Oktober 2022 salah satu yang disebut penanggung jawab Drainase bernama Pak Joni, namun dia tidak mengakui dan mengatakan saya Aldo dan tidak kenal dengan Dedi, sementara setelah media ini menghubungi melalui telepon selulernya pak Dedi, dia mengatakan bahwa itu adalah nomor HP pak Joni sebagai penanggung jawab Drainase yang berlokasi di Desa Terjun Gajah Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html