JELANG PORA ACEH, MARDIAS SI LEHER BETON TEMPAH FIGHTER SIMEULUE

banner 120x600

Wartasidik.co — Simeulue

Menjelang Pekan Olahraga Aceh (PORA-ACEH) Tahun 2022 yang diselenggarakan di Kabupaten Pidie, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Simeulue, Aceh terus berupaya mempersiapkan diri, dengan datangnya pelatih propesional dari Polres Simeulue Polda Aceh yaitu MARDIAS.

MARDIAS SI LEHER BETON mantan anak asuh Raman Boga asal Dari banda Aceh ini merupakan Seorang Petarung /Atlit Petinju yang profesional yang pernah membawa puluhan Mendali dalam Laga pertarungan boxing, dan juga banyak adik asuh didikannya yang dilatih di Bumi serambi mekah Banda Aceh yang berprestasi.

III Baca Juga :

<em>Komjak Minta Kajati Jawa Timur Dipecat, Diduga Istri Kedua Jaksa Agung</em>

Belum Satu Tahun Usai Dikerjakan, Pengaspalan Jalan Hotmix Berbiaya Rp 5 M di OKU Selatan Sudah Rusak

Mardias juga merupakan Seorang Anggota Polri Dari Polda aceh sekarang ini bertugas Di Polres Simeulue dibawah binaan Kapolres Simeulue, AKBP, Jatmiko, S.H., M.H., yang dipanggil oleh ibu pertiwi untuk menjalankan amanah yang mulia dan akan menetap menjadi Bagian Dari penduduk Kabupaten Simeulue.

Kedatangan Mardias Samsul dikepulauan Ini akan menargetkan, atlet Kepulauan Simeulue yang dipersiapkan untuk mampu meraih medali emas, dengan catatan terus giat berlatih dan mempelajari ilmu-ilmu taktik tekhnik yang diajarkannya itu, sehingga dapat mengharumkan Aceh, khususnya Kabupaten Simeulue,” katanya.

“Sudah saya lihat saat pertama saya Latih Adik-adik Simeulue ini, sebenarnya Fisiknya sangat kuat,” katanya, namun masih belum sempurna menguasia taktik, teknik dalam pukulan, dan masih takut-takut pukulan Straeig,” kata Mardias

Oleh karnanya, jika tuhan mengizinkan, insyaallah saya akan membenahinya dan saya akan siap membantu untuk melepaskan Berbagai ilmu pengalaman kepada para atlit, “kita lihat saja nanti”, saya akan Lahirkan Petarung Berkelas dipulau ini”, sambungnya.

Mardias punya felling pada adik-adik asuhnya yang baru dipulau simeulue ini, dia yakin dan percaya bahwa akan terus bawak pulang medali lebih banyak dan terus memenangkan open – open ditingkat Nasional maupun internasional dengan catatan para atlit berlatih dengan tekun, disiplin dan mempelajari Taktik Teknik atau Ilmu-ilmu yang akan diberikannya,

“mohon do’a restu dan dukungannya dari semua pihak” ucap Mardias.

“Jadi, lanjudnya, bagi Siapa saja khususnya warga Kabupaten Simeulue yang yang hobi dengan Cabang Olah raga Tinju, segera bergabung ,”saya siap tempah untuk lahirkan Atlit berkelas,”pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Simeulue AKBP Jatmiko, S. H., M.H, sangat mendukung sekali Visi dan misi Mardias yang ingin menghidupkan cabang olah raga tinju di simeulue untuk menjadikan para atlet tinju putra putri yang berprestasi untuk mewakili kejenjang tingkat Nasional, karena ini merupakan program pembangunan SDM yang unggul dan dapat meningkatkan hubungan eksternal.

Salah satunya Kapolres telah menyediakan Sarana (Sasana) tempat Latihan Boxing Gedung PHR di Mapolsek Simeulue Timur untuk para Atlet berlatih.

Ianya juga turut berbangga dengan Anak buah nya itu yang kini bertugas Sebagai Anggota Polri Sat Samapta Polres Simeulue yang bisa berkontribusi untuk mengembangkan olahraga Tinju.

“Tekatnya sangat kuat sekali ingin mencetak atlet-atlet tinju yang profesional dan berprestasi di masa yang akan datang di kabupaten Simeulue ini, “kata nya.

Kemudian Ketua Pengcap Pertina Simeulue Johan mengatakan,” Kami sangat senang dengan Hadirnya MARDIAS dan dapat dukungan penuh dari bapak Kapolres Smeulue AKBP, Jatmiko, S.H., M.H., dalam mendukung untuk melatih Atlet di Kabupaten Simeulue, Tekat dan Niatnya sangat kuat sekali untuk menciptakan Atlit yang berprestasi,

Dengan kedatangan Mardias pelatih dari Dari Provinsi Aceh ini yang akan menetap dan menjadi bagian dari Simeulue ini akan dapat meningkatkan kualitas para atlit boxing, supaya menambah keahlian dan menambah perbekalan bagi para Atlit sehingga memiliki teknik tinju yang lebih mumpuni.

Kami juga berharap dengan adanya MARDIAS, dapat bersinergitas bersama pelatih lokal dan pengurus lebih menambah semangat, menjiwai dan motivasi bagi para atlet,” kata Johan.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html