Hukum  

Yusuf Dumo Pemerhati Sosial Lapor KPK Terkait Dugaan Korupsi di Tojo Una-Una Sulteng

banner 120x600

Wartasidik.co — Jakarta

Ditemui di gedung KPK Rasuna Said Jakarta Jumat(11/11.2022) usai melaporkan adanya dugaan korupsi di Kabupaten Una-Una Sulawesi Tengah. Aktifis sosial, Yusuf Dumo membawa banyak berkas sebagai data pendukung laporan nya. Dalam kesempatan berwawancara, dia mengungkapkan bahwa sudah melaporkan tindak korupsi itu dari 2018 silam, hanya saja menurutnya laporan tersebut tidak mendapat perhatian serius dari aparat terkait daerah.

“Saya sudah melaporkan adanya dugaan korupsi ini sejak lama, hanya saja sepertinya berjalan ditempat saja dan oleh sebab itu saya bertekad untuk meneruskan laporan ini dan datang sendiri ke Gedung KPK Jakarta. Alhamdullilah tadi sudah diterima laporan dan berkas pendukung dan dinyatakan sudah lengkap sehingga bisa difollow up 10 hari kerja dimulai dari sekarang,” ungkap Yusuf Dumo kepada media.

III Baca Juga :

Tony Sutrisno Merasa Di Peras, Wakil Kepala PMJ Brigjen HP, Diduga Terlibat Terkait Pemerasan dalam kasus jual beli mobil mewah McLaren

JAKSA AGUNG DIAM 1000 BAHASA TERKAIT DUGAAN IDENTITAS GANDA DAN POLIGAMI. KATE LIM : INI KAH JANJI KEJAKSAAN AGUNG HUKUM AKAN TAJAM KEATAS, HANYA TONG KOSONG NYARING BUNYINYA

Lebih lanjut, Aktifis sekaligus pemerhati sosial Sulawesi Tengah ini berharap melalui KPK adanya harapan besar menguak adanya dugaan praktek Korupsi di daerah Tojo Una-Una tersebut.

“Semoga lembaga anti rasuah KPK mampu menguak tabir dugaan korupsi yang merugikan masyarakat Tojo Una-Una. Dan KPK yang selama ini tidak pandang pangkat dan jabatan mampu menangkap para koruptor yang memperkaya diri sendiri maupun golongan baik di Indonesia secara umumnya maupun Tojo Una-Una secara khusus,” pungkas aktifis sosial, Yusuf Dumo.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html