Paket Proyek USB SMAN II Buay Pemaca OKU Selatan Diduga Tanpa Pengawasan Maksimal

banner 120x600

Wartasidik.co — OKU Selatan

Pekerjaan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMAN II Buay Pemaca di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel dilaksanakan oleh CV. Hasta Karya Perkasa berdasarkan Kontrak Nomor :092/PUSB/SMA.2/Disdik.SS/2022, tanggal 13 Juli 2022. Sebesar Rp 2.247.299.000, jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 120 hari kalender. Konsultan Pengawas CV. Musi Rekayasa Desain.

Pekerjaan telah dinyatakan selesai dan telah diserahterimakan berdasarkan Provisional Hand Over (PHO) pertama tanggal 06 November 2022.

III Baca Juga :

LQ Indonesia LAWFIRM Himbau KAI Cek Fakta Sebelum Komentar Kasus Penipuan Pengacara Natalia Rusli

Ketua PPDI Jabar Jadi Narsum Sosialisasi KPU Karawang

Hasil pantauan Wartasidik.co terdapat kekurangan volume pekerjaan pembuatan daun pintu dan plafon belum dipasang (belum layak diserahterimakan berdasarkan juknis dan juklak Provional Hand Over). Kuat dugaan pekerjaan pembangunan USB SMA Negeri II Buay Pemaca kurang pengawasan.

Pasalnya, Pembangunan 3 ruang kelas belajar, ruang guru dan toilet USB SMAN II Buay Pemaca di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan tersebut kasat mata terlihat beberapa pemasangan kusen pintu tidak berbanding lurus atas dan bawah dan pula lantai bangunan terlihat tidak rata (miring).

Warga setempat yang minta tidak disebutkan namanya, kepada Wartasidik.co menyebutkan, “Pihak pemberi hibah hanya memfasilitasi lokasi, kalau masalah teknis jelas mereka tidak tahu.

Selanjutnya, ketika ditanya apakah ada pengawasan pada pengerjaan pembangunan pisik USB SMA Negeri II itu?. Dia membenarkan, konsultan pengawas sangat jarang datang, kecuali perwakilan CV. Hasta Karya Perkasa pelaksana proyek yang datang”, tambahnya.

Terpisah, Kasi Sarpras Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Nasrul, S.Pd. MM dihubungi melalui WhatsAppnya menyebutkan, bahwa dia tidak lagi di Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, “Maaf.. saya sudah mutasi dari Disdik”, ungkapnya singkat.

Sementara itu, Adi, Konsultan Pengawas mewakili CV. Musi Rekayasa Desain sampai berita ini ditulis tidak memberikan tanggapan.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html