Terancam Sanksi, Perusahaan Abaikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Karyawan

banner 120x600

Wartasidik.co – OKU Selatan

Perusahaan Terbatas (PT) Intimas Energi Utama Pelaksana Proyek Pembangunan Gedung Kantor Baru Pengadilan Agama Muaradua di Jalan Serasan Seandanan, Kabupaten OKU Selatan disinyalir masih ada yang mengabaikan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3).

“Kami melihat Para karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut ada diantaranya tidak memakai perlengkapan yang memadai sebagai unsur bagian terdepan saat melakukan aktifitas”, kata Wagino, Senin (21/ 11).

III Baca Juga :

LBH ADHIBRATA Sepakat & Sapaham Dengan Pemred Warta Sidik, Wartawan Di Polisikan. Gunakan Hak Tolak Sesuai UU PERS

Pemerintah Jadi Sarang Mafia, LSM Dan DPR Serta Tokoh Masyarakat Sangat Menyangkan Sampai Disorot Media Internasional

Wagino, mengatakan, harusnya perusahaan tersebut menegur karyawannya untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku, ” Bahwa perusahaan bwajib menegur karyawan yang mengabaikan keselamatan saat bekerja”, ujarnya

“Himbauan kita kedepan perusahaan diharapkan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku, supaya ada perlindungan hak atas seluruh karyawan yang mereka pekerjakan,” tambahnya

Wagino menegaskan, bahwasanya dianya mendapati, ada salah satu karyawan perusahaan yang mengabaikan keselamatan kerja, tidak memakai helm saat bekerja

Padahal sanksinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, perusahaan bisa disanksi administrasi, sanksi teguran dan sanksi lain. Sesuai amanat undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang perusahaan wajib memperhatikan K3,” kata Wagino

Sementara itu, Joni pimpinan perusahaan saat dikonfirmasi mengaku bahwa pihaknya sudah sering menegur karyawan yang bekerja tidak mengabaikan keselamatan kerja dan kesehatan kerja, “seperti tidak menggunakan helm saat bekerja”, akunya.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html