Alpa atau Lalai (Culpa). Bengkel Mobil PT Honda Maju Mobilindo Baturaja Merugikan Orang Lain

banner 120x600

Wartasidik.co — Sumsel

Nasib apes menimpa warga Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan, Ahmad Suhartono. Mobil merk Honda type HR-V 1.5 se CTV, Warna hitam, Nomor Polisi BG 1967 VS Tahun 2019 miliknya pada STNK tersebut a/n Dian Anggela Sari. Pada tanggal 13 Agustus 2022, Ia meminta tolong kepada anak menantunya, Dadang Brahmana untuk mengganti oli mesin mobil tersebut.

Oleh Dadang Brahmana, mobil tersebut dibawa ke bengkel mobil PT Honda Maju Mobilindo Baturaja yang beralamat di Jln Dr. Moh Hatta (jalan lintas Sukaraya No 110, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU).

III Baca Juga :

LBH ADHIBRATA Sepakat & Sapaham Dengan Pemred Warta Sidik, Wartawan Di Polisikan. Gunakan Hak Tolak Sesuai UU PERS

Pengadilan Negeri Tangerang pelihara penyamun berkedok Posbakum. Diduga peras pemohon bantuan hukum warga Tangerang Selatan

Pada saat pengerjaan penggantian oli mesin mobil tersebut, Ikbal Adi Saputra mekanik PT Honda Maju Mobilindo Baturaja alpa atau lalai (Culpa) memasang kembali tutup oli mesin mobil tersebut.

Dikatakan Ahmad Suhartono, Hal itu, katahuan setelah ia bersama istri seusai mengganti oli mesin di Bengkel Mobil PT Honda Maju Mobilindo Baturaja langsung membawa mobil tersebut ke Muaradua OKU Selatan.

“Saat dalam perjalanan, Baturaja-Muaradua, saya sudah merasa ada yang tidak beres terhadap mobil saya, tarikan gas berat dan suara mesin mobil terdengar kasar. Untung saja, saat diperjalanan tidak terjadi mesin mobil ngejim (ngunci)”, ungkap Ahmad Suhartono akrab disapa Anton Anjelika kepada Wartasidik.co, Rabu (16/11) lalu

Pada tanggal 18 Agustus 2022, indikasi alpa atau lalai (Culpa) mekanik yang bernama Ikbal Adi Saputra sudah di laporkan ke pihak PT Honda Maju Mobilindo Baturaja agar melakukan perbaikan terhadap ketidak beresan pada mobil tersebut.

“Selang satu minggu, tepatnya tanggal 24 Agustus sore datang mekanik dari Palembang yang mengaku dari pihak PT Honda Maju Mobilindo Baturaja mengecek kendaraan. Namun,tunggu punya tunggu sejak mekanik yang mengaku dari PT Honda Maju Mobilindo Baturaja asal Palembang tersebut tidak ada tindakan perbaikan yang signifikan. Akhirnya mobil tersebut saya bawa ke bengkel mobil PT Honda Maju Mobilindo Baturaja pada tanggal 25 Agustus 2022” terangnya.

“Saya sebagai konsumen merasa dirugikan dan seakan dipermainkan oleh pihak PT Honda Maju Mobilindo Baturaja”, tandasnya

“Saya sudah melayangkan surat pengaduan ke Kepolisian Resor OKU dengan harapan pihak Polres OKU dapat memproses laporan tersebut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku”, tambahnya

Kasat Reskrim Polres OKU melalui Kanit Reskrim IPDA Bagus Aji WR.S.Trk, M.Si, membenarkan, pemilik kendaraan merk Honda type HR-V.1.5 se CTV, warna hitam Nomor Polisi BG 1967 VS atas nama Ahmad Suhartono melayangkan surat pengaduan, sesuai Laporan Informasi: LI/31/IX/2022/Reskrim tanggal 08 September 2022.

“Dalam laporan tersebut, korban Ahmad Suhartono menyampaikan, mobil miliknya tersebut nyaris ngunci (ngejim) saat dalam perjalanan pulang ke Muaradua. Hal itu patut diduga Ikbal Adi Saputra mekanik bengkel mobil PT Honda Maju Mobilindo Baturaja alpa atau lalai (Culpa) memasang kembali tutup oli” ujarnya.

Atas laporan tersebut, diakuinya, pihaknya telah melakukan langkah-langkah dengan melakukan cek TKP, Mengumpulkan dokumen, Melakukan interogasi/permintaan keterangan terhadap pelapor, Melakukan interogasi/permintaan keterangan terhadap saksi sdr Dadang Brahmana, Melakukan interogasi terhadap saksi Iqbal Adi Saputra, Melakukan interogasi permintaan keterangan terhadap saksi Yogi Prasetyo.
“Dalam waktu dekat pihaknya akan meminta keterangan saksi ahli, lalu, selanjutnya akan digelar perkaranya”, tutupnya.

Berdasarkan gelar dan alat bukti permulaan yang cukup, maka polisi ‘dapat’ menetapkan tersangka. Hal ini dapat dilihat dalam pasal 359 KUHP. “Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) diancam dengan…”, timpal sumber wartasidik.co yang minta dirahasiakan namanya.

google-site-verification: googlec75ebfe9ccca2f62.html