Selamat Datang Di Website WS-NEWS Dengan Sajian Informasi Terupdate Saat Ini ▶️ Channel Live Streaming Berita Full HD YouTube: Official Bintang Selatan & Official Wartasidik | Copyright ©2023

OPD Tidak Hadir Audiensi PEKAT IB dan Pj. Bupati Jepara Dijadwal Ulang

Wartasidik.co — Jepara

Priyo Hardono Ketua DPD PEKAT IB (Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu) Jepara, beserta rombongan, Kamis (24/11/2022) hadiri audiensi dengan Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta di ruang Vidcon Setda Kabupaten Jepara.

Audiensi yang direncanakan pukul 11.00 WIB, akan tetapi baru dimulai pukul 12.30 WIB atau mundur hampir 1.5 jam. Hal ini menjadika inin kekecewaan dari rombongan DPD PEKAT IB Jepara.

III Baca Juga :

Oknum Mulai Gerah Dan Gencarkan Serangan Cyber Ke Keluarga Alvin Lim

Penanganan Longsor Ruas Jalan Muaradua-Batas Lampung Menghabiskan Anggaran Miliaran Rupiah Kembali Amblas

Agenda audiensi ini PEKAT IB akan memberikan masukan dan informasi penting terkait banyak hal, antara lain, tata kelola pemerintahan desa, permasalahan sampah dan permasalahan sosial.

Secara khusus seperti, tata kelola tanah bengkok desa Banyuputih, Kecamatan Kalinyamatan, yang pada saat ini ada bangunan kios-kios (tepatnya di depan PT. HWI) dan sarpras (sarana dan prasarana) untuk pedagang, namun regulasinya masih bermasalah,anggaran bantuan pemerintah berupa ternak buat desa Banyuputih di tahun 2012 dan permasalahan penutupan TPA sampah desa Gemulung.

Pada saat audiensi, Pj Bupati Jepara seharusnya menghadirkan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Jepara. Namun pada kenyataannya, hanya dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, Ratib Zaini dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara, Farikhah Elida.

Hal tersebut diatas seperti dikatakan Priyo saat ditemui awak media . Dia berharap kehadiran seluruh OPD terkait. Dari mulai Sekda, Bagian Hukum Setda Jepara, DLH, Bappeda, BPKAD, Bakesbangpol, Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Diskominfo, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Pemdes Banyuputih, BPD Banyuputih, Diskopukmnakertrans dan manajemen PT. Hwa Seung Indonesia (HWI).

“Saya menegaskan Edy Supriyanta Pj Bupati Jepara agar minggu depan bisa menghadirkan OPD yang terkait permasalahan-permasalahan penting di wilayah selatan Kabupaten Jepara (termasuk pihak-pihak yang disebutkan diatas),” ujar Priyo kepada awak media.

Sementara itu tentang ijin pembangunan kios depan PT. HWI, Farrkhah Ellida, Kepala DLH Jepara menjawab bahwa, soal RTH (Ruang Terbuka Hijau) PT. HWI menyewa tanah bengkok desa Banyuputih, sudah ada Perdesnya (sewaktu pembahasan dokumen lingkungan).”Kalau tentang status RTH (Ruang Terbuka Hijau) tanah sewa bengkok PT. HWI yang lebih faham,” jawab Elida.

“Terkait Surat Keterangan Tata Ruang (SKTR), semua sudah dibahas dalam sidang pembahasan dokumen lingkungan oleh ahli-ahli di bidangnya,” tambahnya.

Namun, Priyo Hardono justru menyayangkan kalau terjadi tumpang tindih dalam hal perijinan, termasuk alih fungsi lahan yang tadinya di atur di PERDA RTRW Jepara 2011 – 2031 No. 2 Tahun 2011. Sewaktu-waktu bisa berubah lagi, ketika lahan masuk di LSD atau Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD). “Alih fungsi lahan harus melalui ijin Kementerian ATR/BPN, hal ini perlu benar-benar dikaji,” pesan Priyo kepada Pj Bupati Jepara.

Terkait ketidakhadiran para OPD pada audiensi saat itu, Pj Bupati Jepara menjelaskan bahwa,” Hari ini Kamis (24/11), kebetulan para Kepala Dinas sedang ada pertemuan di DPRD Jepara, terkait pembahasan APBD Jepara 2023 menjelang rapat paripurna,” jelas Pj Bupati Jepara.

Audiensi PEKAT IB berlangsung cukup singkat, hanya menyampaikan beberapa hal.
Namun, dalam kesempatan ini, Pj Bupati Jepara memerintahkan ajudannya untuk menjadwalkan ulang audiensi dengan PEKAT IB Jepara.

Edy Supriyanta menyampaikan terima kasih kepada Mbah Priyo ( panggilan akrab, ketua DPD PEKAT IB Jepara, Red.) atas usulan dan masukannya.”Ini saya langsung perintahkan kepada ajudan, biar minggu depan kita agendakan audiensi yang akan dihadiri oleh tim kecil. Kita akan panggil OPD terkait agar lebih komprehensif jawabannya, termasuk masalah bantuan kambing, agar masyarakat memperoleh informasi sejelas-jelasnya dan status TPA sampah desa Gemulung,” lanjut Edy.

Terkait jadwal audiensi Priyo berharap, jika Pj Bupati Jepara belum bisa menghadirkan pejabat OPD terkait.”Semestinya Pj Bupati Jepara, bisa memberikan surat susulan mengenai jadwal.

Selamat Datang Di Website WS-NEWS Dengan Sajian Informasi Terupdate Saat Ini ▶️ Channel Live Streaming Berita Full HD YouTube: Official Bintang Selatan & Official Wartasidik | Copyright ©2023

WARTASIDIK® MEDIA Copyright ©2023