Dikarenakan Kejar Target. Diduga Penyidik SatNarkoba Polres Tebing Tinggi Jebak Vera, Tiba tiba Sabu Berada Didalam Rumah

Redaksi WS
banner 120x600

Wartasidik.co — Tebing Tinggi

Vera Merasa di jebak, keluarga mengadu ke awak media karena merasa aneh tapi nyata sabu tak bertuan mendadak ditemukan didalam rumah orang tua vera.

Berawal Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi melakukan pengerebekan diatas jam ± 12 : 00 wib tanpa didampingi Kepling (Kepala Lingkungan) setempat, kronologi saat adek nya si Vera mau buang air kecil  dikamar mandi langsung dipiting oleh oknum polres sat narkoba.

Oknum polres cuman sendiri aja awalnya langsung memanggil Ver ver ver dan menendang pintu kamar si Vera.

III Baca Juga :

Penyidik Diperiksa Kasus Vina, ALVIN LIM : Karma Lawan Anak Naga

Sikap Tidak Terpuji Kapolsek Bogor Utara/Polresta Bogor Kota Kompol Puji Astono, Alergi Dengan Wartawan

Vera merasa sangat terkejut, untungnya saat itu Vera mengunakan pakaian seandainya tidak kan jadi repot oknum polisi polres Tebing ini.

Tidak berapa lama baru berdatangan anggota sat narkoba polres Tebing Tinggi dihadiri Kepling (Kepala Lingkungan) dari tempat lain bukan Kepling setempat.

Irfan menelpon Wega untuk meminta bantuan karena pengerebekan oleh Sat Narkoba polres Tebing Tinggi tidak sesuai dengan SOP.

Karena Irfan itu bekerja pada Wega tidak beberapa lama Wega dan bung Raymon Berlin Gultom SH pun hadir di lokasi tempat kejadian  dijalan satria lingkungan empat.

Dengan menyaksikan itu, ada salah satu oknum sat narkoba polres Tebing Tinggi dengan kriteria tubuh rambut agak putih, brewok kulit agak hitam dan tinggi melarang kehadiran kami disitu.

Irfan merasa keberatan dengan tidak ada nya SOP, dengan adanya keberatan si Irfan tersebut oknum polisi sat narkoba polres tebing tinggi menantang si Irfan.

Sudah jelas ada barang dengan bahasa tubuh terkesan Arogan menantang apa apa apa “ucap oknum polisi tersebut yang di ketahui sebagai Katim.

Ada pun perlakuan oknum polisi tersebut disaksikan oleh bung Raymon Berlin Gultom SH pakai otak kalian ! jangan masyarakat kecil kalian bentak bentak ! gak harus juga dibentak masyarakat kecil ini.

Jangan kalian sebagai anggota polisi sudah merasa benar dalam hal ini, kalian tau bahwa kota Tebing Tinggi ini sedang hangat hangatnya isu praperadilan bandar narkoba.

Kita pun apresiasi langkah kalian yang ingin membasmi narkoba, tapi tolong pahami belajar dari pradilan ANISA yang diterima prapid nya oleh pengadilan negeri tebing tinggi.

Agar tidak ada lagi celah praperadilan disaat melakukan berantas narkoba. Jadi tolong kerja samanya pihak Sat Narkoba dengan masyarakat “ujar Bung Raymon SH.

“Ya udah kalau kalian mau pravid kan pravid kan yang penting kami sudah melakukan penangkapan jelas barang buktinya, “ucap katim sat narkoba polres tebing tinggi.

“Kalau memang itu ucapanmu berarti memang itu yang kalian konsep selama ini agar ada celah peluang untuk bandar narkoba melakukan pravid pantas narkoba ini tidak ada habisnya, berarti kami pun tak percaya sama Sat Narkoba polres Tebing Tinggi ini “ucap Bung Raymon SH.

“VERA langsung di suruh keluar kamar dan  disuruh jongkok di depan pintu kamar, anak kecil yang berada di tempat disuruh mengambil rokok Surya oleh VERA dari dalam kamar tapi dilarang oleh oknum Sat Narkoba karena mereka sedang memeriksa kamar VERA.

“Dia melihat didalam kamar ada dua kotak rokok surya dan kotak rokok galan ada yang melempar tapi ke depan jendela kecil, kotak rokok galan yang berisi berapa paket sabu yang di temukan dibalik kain di ruang depan bukan di dalam kamar.

Anehnya oknum Sat Narkoba berkata boleh dari Kepling (Kepala Lingkungan) mana saja untuk menyaksikan penggerebekan “ungkap oknum Sat Narkoba polres Tebing Tinggi yang diketahui katim.

Abang Vera yang bernama Irfan pun diperiksa disuruh mengeluarkan isi didalam kantongnya semua termasuk disuruh turun kan celana nya juga oleh oknum Sat Narkoba juga.

Irfan merasa tak terima karena dia baru saja pulang kerja, Kok tiba tiba mereka menggerebek rumahnya tanpa dihadiri Kepling setempat dan tanpa menunjukkan surat pengeledahan kepada pemilik rumah.

Terjadi lah keributan antara oknum Sat Narkoba dengan Irfan, Oknum Sat Narkoba membentak bentak Irfan “ungkap Irfan yang disaksikan Bung Raymon Wega dan  keluarga korban.

Dirumah itu ada juga orang tua Vera, anak kecil dan abangnya si Vera yang bernama Irfan yang kami bingung kok bisa Sat Narkoba polres Tebing Tinggi langsung menuduh itu kepemilikan atau kepunyaan Vera karena dirumah itu Vera tidak tinggal sendiri.

Narkoba berjenis sabu itu tidak ada menempel di badannya atau ditangannya sabu tak bertuan” ungkap saksi yang berada disitu.

“Itu bukan milik saya, Saya lagi menelpon didalam kamar tiba tiba di grebek oleh oknum Sat Narkoba polres Tebing Tinggi dan didalam kamar tidak ada di temukan narkoba berjenis sabu sabu.

Saya pun berani bersumpah dan  siap dites urine kalau saya bukan pemakai.” ungkapnya si Vera kepada Bung Raymon Berlin Gultom SH.

Vera pun dibawa ke Polres tebing tinggi oleh Sat Narkoba polres Tebing Tinggi dan dikawal oleh keluarga dan bung Raymon Berlin Gultom SH serta Korwil Sumut dari media mataexpose.co.id.

Disini kami cukup kecewa dengan ucapan yang dikeluarkan oleh oknum Sat Narkoba polres Tebing Tinggi kepada Irfan, “kau pompa “ucap oknum sat narkoba.

Sanyo pak  “ucap IRFAN  selaku abangnya si VERA. Dan oknum Sat Narkoba melihat tajam kepada Irfan saat awak media meminta untuk melihat Vidio penggerebekan dan surat pengeledahan  oknum sat narkoba tidak mau memberikan.

Karena tidak ada hak kami memperlihatkan Vidio itu dan surat itu, Oknum Sat Narkoba itu pun melarang awak media untuk memfoto barang bukti.

Disini banyak kecurigaan awak media tidak ada keterbukaan informasi publik dan tidak sesuai SOP dan banyak lagi kesalahan yang menurut kami fatal.

Jangan lah masyarakat yang tak paham hukum di takut takuti ” ungkap Wega selaku korwil dari media mataexpose.co.id

Saat di konfirmasi oleh awak media melalui aplikasi WhatsApp Kasat Narkoba dan Kanit Narkoba polres Tebing Tinggi tidak mau merespon sampai berita ini dinaikan tidak di respon oleh Kasat dan Kanit Narkoba polres Tebing Tinggi.