Keluarga Akim Wijaya, Buat Pernyataan Maaf, Kepada Pengurus Perkumpulan Boen Tiek Bio

Redaksi WS
banner 120x600

Wartasidik.co — Kota Tangerang

Permintaan maaf Akim Wijaya bersama Istri ditujukan kepada kuasa Hukum dan pengurus serta jajaran Boen Tiek Bio dan hal tersebut disampaikan melalui secara lisan juga tertulis didalam Surat Pernyataan juga memberikan keterangan didalam di video yang mana Akim bersama istri meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi atas kesalahannya yang telah dilakukan pada Rabu 28 Pebruari 2024.

Dikatakannya di hadapan para pengurus Perkumpulan Boen Tiek Bio, yang diwakili oleh Romo Ruby Santamoko, Akim Wijaya bersama Istri menyampaikan” Permohonan maaf yang solusi secara lisan dan tertulis atas perlakuannya memasuki pekarangan dan memanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi.

Saya memohon maafkan kepada semua pihak, khususnya kepada Pengurus Perkumpulan Boen Tiek Bio yang di wakili oleh Romo Ruby Santamoko, yang disampaikan langsung bertempat di Ruang Rapat Koperasi’ Boen Tiek Bio di Kampus Budhi Dharma Karawaci.

III Baca Juga :

Hak Jawab Asuransi Prudential

Pada kesempatan itu Perwakilan Perkumpulan Boen Tiek Bio ” Romo Ruby Santamoko, menerima perintah maaf saudara Akim juga bersama istrinya, dan juga menyampaikan agar perbuatan seperti ini jangan di ulangi kembali dimana pun, tentunya permohonan maaf Akim bersangkutan Istri sekali lagi telah kami maafkan “Ujarnya.

Selanjutnya Romo Ruby Santamoko mengatakan ” Kami Atas nama Perwakilan Perkumpulan Boen Tiek Bio, telah menerima permohonan maaf saudara Akim dan istri atas perbuatannya telah melawan hukum yaitu memasuki pekarangan dan telah menggunakan lahan milik Boen Tiek Bio untuk kepentingan pribadi, semoga semua ini untuk bisa menjadi pembelajaran kita bersama, karena menguasai lahan milik orang itu adalah melanggar undang-undang ” Ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh kuasa hukum perkumpulan Boen Tiek Bio Advokat Hasanuddin Nasution. SH mengatakan, jadi sebenar ada dua hal yang sangat penting menurut saya untuk disampaikan kepada Masyarakat, yang pertama secara hukum kami Perkumpulan Boen Tiek Bio ini kan asetnya cukup banyak, namun kita akui jujur di sana sini kadang ada masalah juga seperti yang di lakukan oleh Pa Akim ini.

Peredaran Obat Keras Ilegal Golongan G Jenis Exymer Dan Tramadol Menjamur Di Wilayah Cengkareng Jakarta Barat

Karena hal tersebut tanpa diketahui dan tanpa ijin Akim, Ia mengakui bahwa lahan tanah ini punya keluarga saya, keturunan kakek saya, dan kami sudah menjelaskan bahwasanya lahan itu adalah bagian dari sertifikat 1035 Tahun 2006 yang berasal dari Sertifikat 5 Tahun 1970, selanjutnya Boen Tiek Bio, meminta Akim bersama keluarga untuk keluar, namun ketika itu Ia malah melawan, kemudian kami peringatkan kembali untuk keluar, namun Ia tidak mau bahkan sampai buat gugatan Perdata di Pengadilan Negeri Tangerang bersama Kuasa Hukumnya dan hal tersebut dilakukan sebelum pihak kami Boen Tiek Bio membuat laporan Kepolisian.

Namun ketika proses hukum sudah mulai berjalan dan semua saksi dan pelapor sudah di panggil dan di periksa, Akim sudah malah mulai ketakutan, kemudian Akim minta tolong ke saya sebagai kuasa hukum di Perkumpulan Boen Tiek Bio di minta tolong untuk mencabut laporan di kepolisian.

Selanjutnya Kuasa Hukum Perkumpulan Boen Tiek Bio Advokat Hasanuddin Nasution.SH menghimbau dan mengingatkan hal seperti ini tidak boleh terulang kembali namun apabila masih ada orang diluar sana seperti Pa Akim, sebaiknya keluar dari Lahan milik Boen Tiek Bio agar kami tidak melakukan upaya hukum “Tutupnya.