Pemdes Tanjung Jaya Tingkatkan Ketahanan Pangan Dengan Peternakan Ayam Petelur

Redaksi WS
banner 120x600

Wartasidik.co – OKU Selatan

Pemdes Tanjung Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan mengelola Peternakan ayam petelur sebagai langkah ketahanan pangan guna memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat Desa setempat.

“Pengelolaan Peternakan ayam petelur sebelumnya telah melalui tahapan musyawarah mufakat dan menggunakan 20% Dana Desa (DD) tahun 2023 sesuai amanat Perpres 104 tahun 2021,” ungkap Pulung warga desa Kades Tanjung Jaya via pesan whatsapp, (2/6/24).

Pulung berharap bahwa program Peternakan ayam petelur ini dapat memperkuat ketahanan pangan, khususnya di Desa Tanjung Jaya serta meningkatkan perekonomian masyarakat dalam sektor kebutuhan protein hewani masyarakat.

III Baca Juga :

Copot Kadisdik Kota Bekasi. Gagalnya Kadisdik Melakukan Pengawasan Sekolah Negeri

Polda Metro Periksa Pelapor Bos Sinar Mas

Kegiatan Peternakan ayam petelur ini sendiri dilaksanakan dengan lancar dan diterima oleh masyarakat serta menunjukkan dukungan dan partisipasi yang baik.

Kaitan dengan jarak agak dekat dengan pemukiman penduduk, sejauh ini alhamdulillah belum ada komplain dari masyarakat setempat, karena kebersihan kandang ayam petelur tersebut sangat diutamakan”, katanya.

Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dalam sektor pendapatan murni Desa Tanjung Jaya,” harap Pulung.

Disebutkannya, Pengurus Badan Usaha milik Desa (Bumdes) Tanjung Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, OKU Selatan sejak mendirikan Bumdes peternakan ayam petelur sudah bisa menghasilkan dan dinikmati oleh masyarakat setempat.

Dari 1053 Kepala Keluarga (KK) sudah menerima pembagian 1 karpet per KK. Kalau dikalkulasikan dengan uang maka 1053 x Rp 50.000 = Rp 52.650.000 dari hasil pembudidayaan ayam petelur”, terang dia.

Kegiatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tanjung Jaya ini, setiap awal bulan berjalan di audit oleh perwakilan pemerintah Desa dan Badan Perwakilan Desa (BPD) Tanjung Jaya terutama masalah administrasi dan keuangan.

Bumdes Tanjung Jaya berdasarkan hasil musyawarah Desa dikelola oleh 4 orang, yakni satu ketua dengan honor Rp 2 juta perbulan dan 3 orang anggota dengan honor Rp 1,5 juta rupiah perbulan”, pungkasnya.

Penulis: Risman. HEditor: Redaksi WS