Wartasidik.co — Kota Bekasi
Awak media mendapati truk tangki masuk ke area gudang tertutup seng di Jalan KH Noer Ali, disekitar pintu tol keluar Bintara Jaya, kota Bekasi diduga ada kegiatan mencurigakan.
Dari pantauan di lapangan, lokasi tampak tertutup dengan gerbang seng dan akses keluar-masuk yang dibuka ketika kendaraan tangki melintas. Di dalam area tersebut terlihat aktivitas yang disebut berkaitan dengan penampungan dan pengolahan minyak.
Namun demikian, jenis minyak yang berada di lokasi, asal bahan, proses pengolahan, serta status legalitas dan perizinan kegiatan tersebut belum dapat dipastikan secara independen.
Saat awak media mencoba memperoleh informasi, seorang pria berinisial Diki yang mengaku sebagai penanggung jawab lokasi menghadang di depan gerbang.
Menurut Diki, aktivitas di lokasi tersebut telah berlangsung cukup lama.
“Abang jangan ganggu pekerjaan kami, karena kegiatan ini sudah lama,” ujar Diki kepada awak media, Selasa (29/9/2026).
Diki juga mengklaim bahwa kegiatan di lokasi tersebut telah berkoordinasi dengan pihak Polres Metro Bekasi Kota.
“Sudah berkoordinasi kepada kepolisian Polres Metro Bekasi Kota,” kata Diki.
Dalam keterangannya, Diki menyebut seseorang bernama Rangga yang menurutnya berasal dari unit Krimsus Polres Metro Bekasi Kota.
“Rangga unit Krimsus yang sudah berkoordinasi dengan saya untuk kegiatan di dalam area tersebut,” ujar Diki.
Diki kemudian menyebut nama Kombes Pol. Putu Kholis Aryana dalam keterangannya mengenai koordinasi tersebut. Ia bahkan mengklaim bahwa koordinasi tersebut berkaitan dengan pergantian pimpinan di Polres Metro Bekasi Kota.
“Dari Rangga Krimsus langsung ke atas Putu Kholis,” kata Diki.
“Karena setiap ganti Kapolres selalu kita koordinasikan dan sekarang Putu Kholis Kapolres Metro Bekasi Kota yang sekarang,” lanjutnya.
Klaim Belum Terverifikasi
Perlu ditegaskan, pernyataan Diki mengenai adanya koordinasi dengan anggota kepolisian maupun penyebutan nama Kapolres Metro Bekasi Kota tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Kombes Pol. Putu Kholis Aryana memang saat ini menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota. Ia resmi menggantikan Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro setelah serah terima jabatan pada 31 Juli 2026.
Namun, fakta mengenai jabatan tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan adanya keterlibatan Putu Kholis dalam aktivitas di lokasi yang dimaksud.
Awak media telah berupaya meminta klarifikasi kepada Kombes Pol. Putu Kholis Aryana dan Polres Metro Bekasi Kota terkait klaim tersebut. Hingga berita ini disusun, belum diperoleh tanggapan resmi yang dapat mengonfirmasi ataupun membantah pernyataan Diki.
Warga Akui Kerap Melihat Mobil Tangki
Awak media kemudian menyisir lingkungan sekitar untuk mencari informasi tambahan.
Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku kerap melihat kendaraan tangki keluar-masuk lokasi tersebut.
“Sering keluar masuk mobil tangki, Pak. Tapi tidak tahu di dalam itu tempat apa,” ujar warga.
Warga tersebut juga mengaku mencium aroma yang menyerupai minyak dari arah lokasi.
“Baunya kayak minyak, kebawa angin sampai ke sini,” katanya.
Temuan lapangan dan keterangan sejumlah pihak tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan yang masih membutuhkan penjelasan, terutama mengenai jenis bahan yang ditampung, asal bahan, kegiatan pengolahan, dokumen perizinan, serta pihak yang bertanggung jawab atas operasional lokasi.
Karena itu, aparat penegak hukum dan instansi berwenang diharapkan dapat melakukan verifikasi secara objektif apabila terdapat dugaan pelanggaran hukum atau administrasi.
Sementara itu, dugaan adanya keterlibatan atau pemberian perlindungan oleh oknum kepolisian juga perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan klarifikasi resmi, bukan semata-mata berdasarkan pengakuan pihak pengelola lokasi.
Apabila klaim tersebut terbukti tidak benar, pihak-pihak yang namanya disebut juga memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab.
(Tim Warta Sidik)












