Breaking News

Menumbuhkan Kembali Semangat Patriotisme, Frits Saikat Serukan Makna Perjuangan dan Idealisme Bernegara di Bekasi

Redaksi

Wartasidik.co — Bekasi

Di tengah perubahan zaman yang semakin modern dan kompleks, nilai-nilai kebangsaan dinilai perlu terus dirawat agar tidak tergerus oleh kepentingan pragmatis. Ketua Barisan Patriot Bela Negara (BPBN) Kota dan Kabupaten Bekasi, Frits Saikat, menyerukan pentingnya menghidupkan kembali semangat patriotisme serta idealisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Frits, bela negara tidak semata-mata berkaitan dengan kekuatan militer maupun pertahanan fisik. Bela negara merupakan tanggung jawab moral setiap warga negara yang diwujudkan melalui pola pikir, sikap, integritas, serta tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

«“Perjuangan hari ini bukan lagi memegang bambu runcing melawan penjajah di medan perang, melainkan bagaimana kita merawat idealisme bernegara, menjaga integritas, dan berbuat yang terbaik bagi bangsa melalui bidang profesi kita masing-masing,” ujar Frits Saikat.»

Ia menegaskan, kecintaan terhadap tanah air harus diwujudkan melalui kontribusi nyata di berbagai bidang. Pemerintah, dunia pendidikan, sektor swasta, organisasi masyarakat maupun masyarakat di tingkat akar rumput dinilai memiliki peran yang sama penting dalam memperkuat semangat bela negara.

Bela Negara di Berbagai Lini Kehidupan

Frits memandang penguatan patriotisme harus dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan berbagai unsur masyarakat atau pendekatan lintas sektor.

Pendidikan dan Generasi Muda

Generasi muda perlu mendapatkan pendidikan karakter yang mampu membentuk pribadi tangguh, beretika, bertanggung jawab, serta memiliki rasa nasionalisme. Menurutnya, penguatan karakter menjadi penting di tengah derasnya arus globalisasi dan masuknya berbagai pengaruh budaya dari luar.

Pemerintahan dan Birokrasi

Di lingkungan pemerintahan, semangat bela negara dapat diwujudkan melalui pelayanan publik yang jujur, transparan, profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, kata Frits, harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas serta kewenangan.

Masyarakat

Sementara di tengah masyarakat, patriotisme dapat diwujudkan melalui semangat gotong royong, menjaga persatuan dan menghormati keberagaman. Frits mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memecah belah persatuan dan melemahkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bekasi Diharapkan Menjadi Teladan

Sebagai wilayah yang menjadi salah satu pusat industri sekaligus kawasan penyangga ibu kota dengan masyarakat yang heterogen, Kota dan Kabupaten Bekasi dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga kebhinekaan dan ketahanan sosial.

Frits berharap masyarakat Bekasi dapat menjadi contoh dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, menjaga persatuan dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Semangat patriotisme harus menjadi bagian dari setiap langkah kita, baik dalam mengambil kebijakan maupun dalam menjalankan kehidupan sebagai warga negara,” tegasnya.

Ia berharap idealisme kebangsaan tidak berhenti pada slogan atau momentum peringatan tertentu, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat persatuan, integritas dan kecintaan terhadap tanah air, Frits meyakini masyarakat dapat menghadapi berbagai tantangan masa depan dengan lebih bermartabat, tangguh dan bertanggung jawab.

Penulis: Rava. KEditor: Redaksi WS